GRESIK – Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik melakukan pembinaan intensif kepada ratusan guru Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Menganti. Kegiatan yang dirangkai dengan Halal Bihalal ini berlangsung di halaman MI Nurul Hidayah Kemorogan Pranti, Sabtu (11/04/2026).
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Masfufah, dalam arahannya menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam metode pengajaran di kelas. Ia menyatakan bahwa guru madrasah dituntut untuk menghadirkan suasana belajar yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa melalui pemanfaatan teknologi digital.
"Guru harus mampu memberikan pembelajaran yang menarik. Digitalisasi adalah kunci agar pendidikan madrasah dapat bersaing di masa depan," ujar Masfufah saat memberikan pembinaan di depan ratusan peserta.
Selain pembinaan teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan koordinasi antarlembaga. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Menganti serta Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik. Guna melengkapi penguatan mental spiritual, acara diisi dengan tausyiah oleh Imam Syafi'i.
Ketua KKMI Menganti menyambut positif dorongan digitalisasi tersebut sebagai langkah konkret dalam meningkatkan mutu lulusan madrasah di wilayah Menganti. Dengan adanya pembinaan rutin ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik berharap kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah terus meningkat secara berkelanjutan.
#KemenagGresik #PendidikanMadrasah #DigitalisasiSekolah #Gresik #BeritaPendidikan #MadrasahGresik #InfoMadrasah