Gresik, 16 Desember 2025
Institut Agama Islam Daruttaqwa (INSIDA) Gresik sukses melaksanakan prosesi Wisuda Sarjana ke-25 pada Selasa, 16 Desember 2025. Acara yang digelar di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik, pukul 08.00 WIB ini, dihadiri langsung oleh Plt. Kepala Kemenag Gresik serta Bupati Gresik.
Wisudawan/Wisudawati yang baru resmi dilantik dalam wisuda kali ini, menandai capaian bersejarah bagi para mahasiswa dan institusi. Kehadiran Plt. Kemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq mengedepankan peran Kementerian Agama dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berintegritas dan berakhlak mulia. Prosesi wisuda ini menjadi momentum penting yang dilaksanakan di pusat kegiatan masyarakat Gresik, Gedung WEP.
Dalam pidato utamanya, Bupati Gresik menyampaikan apresiasi atas tuntasnya pendidikan sarjana sebagai tugas yang sangat mulia. Namun, beliau menekankan tantangan besar yang dihadapi lulusan saat ini: kecepatan perubahan zaman. "Sekarang perkembangan zaman berubah dengan sangat cepat, kemajuan teknologi tidak menunggu waktu. Maka belajar bukan lagi menjadi target tapi menjadi kewajiban," ujar Bupati. Penekanan ini memiliki dampak positif yang besar, yaitu mendorong para lulusan untuk memiliki semangat adaptasi dan peningkatan kompetensi berkelanjutan (lifelong learning).
Lebih lanjut, Bupati Gresik menyatakan bahwa para wisudawan adalah harapan dan cita-cita seluruh masyarakat Gresik. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya dengan membuka peluang bagi para fresh graduate untuk mengikuti pelatihan kerja dan memanfaatkan peluang kerja yang tersedia. Pemerintah juga mendorong agar semakin banyak lulusan yang melanjutkan studi ke jenjang S2 untuk memperdalam keahlian mereka. Peran IAI Daruttaqwa, di bawah naungan Kemenag Gresik, semakin penting dalam memastikan setiap lulusan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.