Gresik, 25 September 2025
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik melalui peran penyuluh agamanya turut serta dalam Pembinaan dan Pemilihan Pelajar Duta Kamtibmas (PDK) Tingkat SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Gresik. Kegiatan yang berlangsung di Aula Rupatama Polres Gresik pada Kamis, 25 September 2025, ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman pelajar tentang pentingnya moderasi beragama sebagai landasan karakter bangsa.
Dalam kesempatan ini, Penyuluh Agama Islam Fungsional Eni Hermawati dan Yoeli Rahmawati menyampaikan materi "Moderasi Beragama di Kalangan Pemuda." Mereka mengulas secara mendalam sembilan nilai fundamental moderasi beragama, yaitu kemanusiaan, kemaslahatan umum, adil, komitmen kebangsaan, berimbang, taat konstitusi, toleransi, anti kekerasan, dan penghormatan terhadap tradisi.
Guna memastikan pesan tersampaikan secara efektif, Kemenag Gresik mengadopsi pendekatan pembelajaran yang inovatif. Selain teori, materi diselingi dengan simulasi permainan ular tangga moderasi yang dirancang khusus untuk mempermudah pelajar memahami dan menginternalisasi nilai-nilai toleransi, anti kekerasan, dan persatuan dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan interaktif ini sejalan dengan penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran “Mengembangkan Karakter Pelajar Melalui Moderasi Beragama”, yang menegaskan bahwa metode pembelajaran yang melibatkan partisipasi aktif peserta didik secara signifikan meningkatkan efektivitas transfer nilai.
Kegiatan ini berhasil memilih enam pelajar terbaik sebagai Duta Kamtibmas Gresik 2025, yang akan menjadi perpanjangan tangan Kemenag dan Polres dalam menyebarkan nilai-nilai positif. Dengan semangat “Pelajar Moderat, Siap Menjaga NKRI,” acara ini menjadi bukti nyata komitmen Kemenag Gresik dalam membimbing generasi muda menjadi agen perubahan yang cerdas, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan.