Gresik, 15 September 2025 – Kantor Urusan Agama (KUA) Kedamean melalui penyuluh agamanya, KH Fahrurozi dan Durratul Ainiyah, menggelar pembinaan akhlak mulia bagi siswa dan siswi UPT SDN 199 Gresik. Acara yang merupakan bagian dari Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H ini bertujuan memperkuat karakter positif dan menyiapkan generasi muda yang berakhlak.
Kepala SDN 199 Gresik, Pujianto, menyambut hangat inisiatif KUA Kedamean. Menurutnya, pembinaan ini sangat penting untuk membentuk karakter dan akhlak mulia siswa. Hal ini sejalan dengan pandangan Muhammad Abdul Ghofur, Guru PAI, yang menambahkan bahwa kegiatan PHBI ini juga berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan potensi dan bakat siswa, serta mencegah perilaku negatif.
Dalam sesi pembinaan, Fahrurozi memaparkan empat sifat wajib Nabi Muhammad SAW: Siddik (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Fathonah (cerdas), dan Tabligh (menyampaikan). Ia menekankan bahwa keempat sifat ini bukan hanya sejarah, tetapi cerminan yang harus diteladani dalam kehidupan sehari-hari. Meneladani sifat-sifat ini diyakini akan semakin mendekatkan diri kepada akhlak mulia yang dicintai Allah SWT.
Pentingnya pendidikan karakter, khususnya di lingkungan sekolah dasar, telah banyak dikaji. Sebuah penelitian dalam Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran (Marzuki, Murdiono, & Samsuri, 2014) menunjukkan bahwa pembinaan karakter berbasis pendidikan agama berperan signifikan dalam membentuk perilaku positif pada siswa.
Kegiatan yang dilakukan oleh KUA Kedamean ini menjadi bukti nyata komitmen Kementerian Agama dalam bersinergi dengan lembaga pendidikan untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga luhur budi pekertinya.