Gresik, 1 November 2025
Pimpinan Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PD IGRA) Kabupaten Gresik sukses melaksanakan Ajang Kompetisi Guru RA (AKSIGURA) Tahun 2025 pada Sabtu, 1 November 2025, bertempat di Kantor Kementerian Agama Gresik. Kegiatan ini mengusung tema penting: "Membangun Kreativitas dan Berkompetisi Menuju Indonesia Maju."
AKSIGURA menjadi wujud komitmen Kemenag Gresik melalui PD IGRA untuk secara berkelanjutan meningkatkan kompetensi guru Raudhatul Athfal (RA). Kompetisi ini menjadi arena yang signifikan bagi guru dan siswa RA untuk berproses dan berinovasi. Menurut panitia pelaksana, Muslikawati, kompetisi ini merupakan puncak dari seleksi yang telah dilaksanakan di tingkat kecamatan.
Pembukaan acara dihadiri sejumlah tokoh penting. Masfufah, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Gresik, yang mewakili Plt. Kepala Kantor, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya AKSIGURA di tengah padatnya jadwal kegiatan sekolah. Ia menekankan perlunya kegiatan kompetisi semacam ini terus dilaksanakan sebagai ajang guru dan anak berproses.
Turut hadir juga Koordinator Pengawas RA Suma'iyah, Ketua Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Khoiro, Ketua PD IGRA Kabupaten Gresik Dyni Norvayanti, serta perwakilan PC IGRA dan guru RA se-Kabupaten Gresik.
Kompetisi mencakup berbagai kategori lomba. Hasil keputusan juri bersifat mutlak dan telah melahirkan juara-juara baru di tingkat kabupaten. Manfaat bagi Pembaca: Hasil kompetisi ini menjamin bahwa guru-guru RA yang membimbing putra-putri di Gresik adalah pendidik yang unggul dan memiliki keterampilan inovatif, yang sangat penting bagi pembentukan karakter dan kecerdasan anak usia dini.
Berikut adalah rangkuman juara dari beberapa kategori lomba yang dipertandingkan:
Dalam kategori Lomba MC, peserta dari kalangan guru asal Kecamatan Benjeng dengan nomor peserta 07 berhasil meraih Juara I dengan nilai 182. Kemampuan dalam membawakan acara dengan artikulasi dan ekspresi yang baik membuatnya unggul dari peserta lain.
Sementara itu, di Lomba Tahfidz kategori siswa, nomor peserta 05 dari Kecamatan Ujung Pangkah dinobatkan sebagai Juara I dengan nilai 99, berkat hafalan Al-Qur’an yang fasih dan penuh penghayatan.
Kreativitas juga tampak dalam ajang Finger Painting. Untuk kategori guru, nomor peserta 08 dari Kecamatan Manyar sukses meraih Juara I dengan nilai 191. Adapun pada kategori siswa, prestasi terbaik juga datang dari Kecamatan Manyar, melalui nomor peserta 15 yang memperoleh nilai 181.
Tak kalah seru, pada Lomba Senam kategori guru/kelompok, nomor peserta 13 dari Kecamatan Panceng tampil energik dan kompak, sehingga berhasil menyabet Juara I dengan nilai 435.
Acara ditutup dengan pembacaan do'a oleh Khoiro dan momen pemotongan tumpeng dalam rangka Milad IGRA ke-23. Komitmen Kemenag Gresik dan PD IGRA diharapkan terus mendorong kreativitas pendidik demi masa depan Indonesia yang lebih maju. (DIO)