Gresik, 21/09/2025
Ratusan guru dan tenaga kependidikan dari MAN 1 Bungah, MAN 2 Benjeng, MTsN Benjeng, MIN 1 Kedamean, dan MIN 2 Benjeng, berkumpul di MIN 2 Gresik pada Sabtu pagi (20/9/2025). Mereka mengikuti acara Pembinaan Penguatan Kinerja ASN yang diinisiasi oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kankemenag Gresik untuk meningkatkan kualitas pendidikan madrasah, sejalan dengan Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Kinerja ASN.
Acara ini secara spesifik bertujuan untuk memperkuat profesionalisme, akuntabilitas, dan kemampuan adaptasi para guru dan tenaga kependidikan dalam menghadapi dinamika pendidikan di era digital. Kehadiran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Amien Suyitno, dan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Timur, Sugiyo, memberikan bobot signifikan pada acara ini.
Dalam arahannya, Sugiyo menekankan peran guru sebagai "pendamping yang membimbing perjalanan belajar siswa." Beliau mendorong guru untuk terus berinovasi dan mengarahkan pembelajaran pada proyek yang menghasilkan karya nyata. Ini merupakan strategi vital agar madrasah tetap relevan dan mampu bersaing. Lebih dari sekadar pengajar, guru diharapkan berperan sebagai konselor yang mampu memberikan dukungan emosional kepada siswa.
Sementara itu, Amien Suyitno menyoroti bahwa madrasah harus dijaga dan ditingkatkan agar tidak hanya baik, melainkan menjadi yang terbaik. Ia menggarisbawahi pentingnya madrasah sebagai ruang pembentukan karakter dan budaya nilai, bukan hanya sekadar lembaga transfer ilmu.
Dari pemikiran ini, lahirlah gagasan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), yang menempatkan nilai kasih sayang sebagai fondasi utama pendidikan. Menurutnya, jika madrasah tidak menerapkan values character, fungsinya bisa digantikan oleh lembaga bimbingan belajar, dan madrasah akan kehilangan rohnya.
Pembinaan ini bukan hanya menjadi forum transfer gagasan, melainkan juga penyuntik semangat baru bagi guru dan tenaga kependidikan. Bahkan, sebelum acara resmi dimulai, kegiatan sempat diawali dengan olahraga tenis meja bersama Plt. Kepala Kemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq, yang menambah suasana keakraban.
Dengan komitmen pada inovasi, pendidikan karakter, dan kolaborasi yang kuat, madrasah diyakini siap mencetak generasi unggul yang mampu menghadapi tantangan global.