Gresik, 24 Oktober 2025
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Menganti, melalui peran aktif Penyuluh Agama Islam, baru-baru ini meluncurkan inisiatif perdana berupa program pembinaan keluarga dan spiritualitas yang bersifat bulanan. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan KB TK Lukman Hakim, Perumahan Oma Indah Menganti, dan disambut positif oleh para wali murid.
Program yang dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Oktober 2025, ini merupakan wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam membentuk ketahanan keluarga berbasis nilai agama. Penyuluh Agama Islam KUA Menganti menginisiasi rangkaian kegiatan yang terdiri dari sesi Parenting bagi orang tua, Doa Bersama, Pembacaan Istighotsah, dan Tausiyah keagamaan.
Pelaksanaan kegiatan yang terencana sebulan sekali ini bertujuan utama untuk memberikan bekal spiritual dan pengetahuan praktis kepada para Bunda dalam mendidik anak. Harapannya adalah terciptanya keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta melahirkan generasi muda yang sholih sholihah dan berakhlakul karimah.
Kegiatan perdana ini diawali dengan sesi parenting yang membahas tantangan dan solusi pendidikan anak usia dini, kemudian dilanjutkan dengan Istighotsah untuk memohon keberkahan. Sesi ditutup dengan Tausiyah yang menekankan pentingnya komunikasi harmonis dalam rumah tangga.
Plt. Kepala KUA Menganti, Syaifur Rahman, menekankan bahwa program ini adalah perpanjangan tangan pelayanan Kemenag. Fokus tidak hanya pada administrasi keagamaan, tetapi juga pada pembinaan spiritual masyarakat secara berkelanjutan. Upaya ini konsisten dengan temuan ilmiah yang menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai fundamental dalam sistem sosial terkecil—yaitu keluarga—sangat esensial dalam mencegah disfungsi sosial di masa depan (Pruitt, D. G. dan Rubin, J. Z. 2004, Teori Konflik Sosial). KUA Menganti berupaya menjadikan program ini sebagai model pembinaan keagamaan di Gresik.