Gresik, 4 Desember 2025
KUA Manyar melalui Penyuluh Agama Islam melaksanakan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMA Negeri 1 Manyar. Kegiatan yang bertujuan untuk penguatan karakter dan pencegahan kenakalan remaja ini diselenggarakan pada Rabu, 4 Desember 2025, bertempat di Ruang Multimedia Perpustakaan sekolah.
Sebanyak 50 perwakilan siswa dari berbagai tingkatan kelas menjadi peserta dalam bimbingan ini. Acara juga dihadiri oleh Wakakesiswaan, Ah. Ainul Musthofa, serta tiga Penyuluh KUA Manyar, yaitu Azharur Rofiqi, Muhamad Qutub, dan Abd. Malik, yang bertindak sebagai narasumber.
Azharur Rofiqi memaparkan bahwa remaja saat ini memegang peran strategis sebagai Pemimpin Masa Depan, Penjaga Agama dan Moral, serta Penerus Dakwah. Oleh karena itu, penguatan keilmuan yang holistik dan komprehensif mutlak diperlukan untuk memastikan mereka siap menghadapi dinamika sosial dan global.
Sementara itu, Abd. Malik secara spesifik membahas risiko yang mengintai kehidupan remaja. Ia menekankan bahwa bekal pengetahuan dan moral yang kuat dapat menjadi benteng pertahanan bagi siswa untuk menghindari pergaulan bebas, pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, tawuran, perundungan (bullying), dan balap liar.
Aspek spiritualitas diperkuat oleh Muhammad Qutub, yang menggarisbawahi pentingnya disiplin dalam menjalankan sholat. Menurutnya, menjaga sholat akan memberikan dampak signifikan pada pembentukan akhlak yang baik, menjadikannya pribadi yang sholeh dan mendapatkan keberkahan dalam setiap aspek kehidupan.
Program BRUS ini adalah wujud nyata komitmen KUA Manyar dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul di Gresik. Dengan dibekalinya remaja secara mental, spiritual, dan sosial, diharapkan angka kenakalan remaja dapat ditekan, sekaligus mencetak generasi yang mampu memegang teguh nilai-nilai agama dan moral, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada ketahanan sosial di lingkungan masyarakat urban maupun rural.