Gresik, 05 Maret 2026
Dalam upaya memperkuat ketahanan keluarga dan implementasi program Kemenag Berdampak, Kantor Urusan Agama (KUA) Kedamean menjalin kolaborasi dengan SMPN 16 Gresik melalui kegiatan bertajuk The Most KUA (Move For Sakinah Maslahat). Kegiatan yang menyasar peserta didik kelas 9 ini merupakan bentuk transformasi layanan KUA yang kini lebih proaktif dalam bimbingan remaja dan pencegahan problematika sosial.
Kepala KUA Kedamean, Mustakim, menyatakan bahwa program ini bertujuan memastikan generasi muda di Kecamatan Kedamean memiliki kesiapan mental dan pengetahuan untuk mencapai kemaslahatan di masa depan. “Keluarga dan generasi muda adalah fondasi bangsa. Kita ingin mereka memiliki ketahanan yang kokoh,” ujarnya.
Penyuluh Agama Islam, Abdul Basir dan Fahrurozi, menambahkan bahwa edukasi ini berfungsi sebagai langkah preventif menghadapi tantangan sosial seperti tingginya angka perceraian dan pernikahan usia dini. Abdul Halim, yang juga hadir dalam pertemuan tersebut, menekankan bahwa penguatan karakter agama menjadi dasar agar siswa mampu merencanakan masa depan secara mandiri. Kepala SMPN 16 Gresik, Mujiono, menyambut positif inisiatif ini. Ia berpesan agar siswa memegang teguh tiga prinsip utama: iman sebagai jangkar moral, ilmu sebagai alat penyelesaian masalah, dan seni sebagai penyeimbang kehidupan agar dijalani dengan penuh kebahagiaan.
Kegiatan yang berlangsung produktif di momentum Ramadan ini diharapkan mampu menekan angka kenakalan remaja dan meningkatkan literasi administrasi keagamaan sejak dini di wilayah Kedamean.