Gresik, 14 Januari 2026
Penyuluh Agama Islam KUA Kedamean melaksanakan kegiatan penyuluhan langsung kepada jamaah dan wali murid Kelompok Bermain (KB) Cinta Damai Kedamean pada Rabu (14/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di tengah suasana 10 hari terakhir bulan Rajab 1447 H ini dimaksudkan untuk memperkuat pemahaman spiritual masyarakat di tingkat akar rumput.
Dua penyuluh yang bertugas, Abdul Halim dan Mukit, memaparkan materi mengenai keistimewaan bulan Rajab yang seringkali terlupakan. Merujuk pada literatur klasik Tanbihul Ghafilin karya Abu Laits As-Samarqandi, dijelaskan bahwa bulan ini memiliki nilai sejarah besar sebagai waktu diturunkannya perintah salat lima waktu melalui peristiwa Isra Mi'raj. Perintah ini merupakan fondasi utama dalam memperkokoh iman dan keyakinan umat Islam.
Selain sisi historis, penyuluh memberikan motivasi praktis tentang persiapan menuju Ramadhan. Menggunakan filosofi agraris, Rajab diposisikan sebagai masa menanam benih amal, Sya'ban sebagai masa perawatan atau menyiram, dan Ramadhan sebagai masa panen raya pahala.
Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong wali murid untuk menerapkan pola pendidikan agama yang disiplin sejak dini di rumah, terutama dalam hal ibadah salat dan pembiasaan puasa sunnah. Edukasi semacam ini menjadi penting mengingat peran orang tua sebagai madrasah pertama bagi anak-anak di tingkat pendidikan anak usia dini.