Gresik, 25 September 2025
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gresik bersama Tim Penyuluh Agama Islam menyelenggarakan kajian rutin bulanan dengan Ibu-ibu Pengantar TK Adhiyaksa Kejaksaan Agung Gresik. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kemenag Gresik untuk mewujudkan program berdampak dan melayani masyarakat sepenuh hati.
Acara yang dihadiri sekitar 90 orang ibu-ibu pengantar TK dibuka oleh Kepala KUA Kecamatan Gresik, Nasichun Amin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta dan menekankan pentingnya peran keluarga sebagai benteng moral bangsa. Acara ini juga dihadiri oleh koordinator acara, Achmad Fatchurrozi, bersama seluruh tim penyuluh agama KUA Gresik.
Kajian ini mengusung tema "Penyelamatan Keluarga dalam Mendampingi Generasi Penerus Bangsa", yang secara khusus menyoroti peran sentral seorang ibu. Pemilihan sasaran ini didasarkan pada filosofi “Al-ummu Madrasatul Ula” (ibu adalah sekolah pertama) dan “Almar'atu 'Imadul Wathon” (wanita adalah tiang negara).
Studi menunjukkan bahwa peran orang tua, terutama ibu, sangat signifikan dalam membentuk karakter dan mentalitas anak di usia dini (Ahmad, 2021). Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan bagi para ibu menjadi investasi penting untuk masa depan.
Sebagai narasumber, Imam Chanafi, Senior Penyuluh Agama Islam, mengajak para peserta untuk memantapkan niat dan meyakini bahwa ketaqwaan kepada Allah SWT adalah kunci utama untuk menjalani kehidupan yang ringan dan penuh kebahagiaan. Pesan ini disambut dengan antusiasme tinggi, dan para peserta berharap acara serupa dapat menjadi agenda rutin.
Kegiatan “Ngopi Pagi” (Ngobrol Pintar Penyuluh Agama Islam) ini menunjukkan komitmen KUA dan penyuluh agama Gresik dalam menjangkau dan mendampingi berbagai komponen masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Gresik, sebagai bentuk pelayanan publik yang transparan dan bermanfaat.