Gresik,3/3/2026 — Kantor Urusan Agama Kebomas menggelar kegiatan Bimbingan Keluarga Sakinah dalam rangka Program The Most KUA (Move for Sakinah Maslahat) pada Senin (03/03/2026) di Aula KUA Kebomas. Kegiatan ini diikuti oleh 22 pasangan suami istri dengan usia perkawinan di bawah lima tahun.
Mengangkat tema “Menguatkan Fondasi Keluarga Muda: Komunikasi Sehat dan Ketahanan Rumah Tangga di Era Modern”, kegiatan ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Kebomas sebagai pemateri bersama Kepala KUA Kebomas, Khalili.
Dalam sambutannya, Khalili menegaskan bahwa pasangan usia perkawinan di bawah lima tahun merupakan fase krusial dalam membangun fondasi rumah tangga.
“Awal pernikahan adalah masa penyesuaian. Jika komunikasi dibangun dengan sehat sejak awal, maka insyaAllah rumah tangga akan lebih kokoh menghadapi tantangan,” ujarnya.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Kebomas menyampaikan materi secara dialogis dan partisipatif. Peserta aktif berdiskusi mengenai dinamika rumah tangga, mulai dari perbedaan karakter, tekanan ekonomi, hingga tantangan pengasuhan anak di era digital.
Diskusi berlangsung hangat. Beberapa pasangan berbagi pengalaman tentang cara menyelesaikan konflik tanpa memperbesar masalah. Dari kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman bahwa konflik bukan untuk dihindari, tetapi dikelola dengan komunikasi yang sehat, kesabaran, dan komitmen bersama.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dalam penguatan pembinaan keluarga sakinah selama Bulan Ramadan 1447 H.
Melalui kegiatan ini, KUA Kebomas berharap pasangan muda tidak hanya siap secara administratif dalam pernikahan, tetapi juga matang secara emosional, spiritual, dan sosial dalam membangun keluarga sakinah yang maslahat bagi lingkungan sekitar.