Gresik, 11 Maret 2026
Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Gresik menunjukkan peran aktifnya sebagai lembaga yang adaptif dan edukatif di bulan Ramadhan 2026. Melalui gerakan The MOST KUA (Move for Sakinah Maslahat), KUA Kebomas dan KUA Kedamean bergerak melampaui tugas administratif dengan menyasar isu lingkungan dan pembinaan generasi muda.
Khalili dari KUA Kebomas menyampaikan urgensi kesadaran ekoteologis di Masjid Al Inabah. Dihadiri oleh pegawai dan pejabat Pemkab serta masyarakat sekitar, beliau menekankan bahwa puasa berfungsi sebagai instrumen untuk mengendalikan perilaku konsumtif yang berdampak pada kerusakan lingkungan.
Secara terpisah, tim KUA Kedamean yang dipimpin Mustakim, bersama Durratul Ainiyah dan Abdul Halim, melaksanakan kegiatan edukasi di MTs dan MA Raden Paku. Dihadiri oleh lebih dari 100 siswa, fokus utama kegiatan ini adalah penguatan karakter siswa serta pencegahan pernikahan dini. Kepala MTs Raden Paku, Sarinoto, dan Kepala MA Raden Paku, Supiin, memberikan apresiasi atas kehadiran KUA yang membantu memperkuat pembinaan moral siswa secara langsung.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi model sinergi antara KUA dengan institusi pendidikan dalam menciptakan masyarakat yang maslahat dan tangguh terhadap tantangan sosial.