Gresik, 26 Januari 2026
KUA Kecamatan Gresik mengintensifkan program pembinaan masyarakat meski di hari libur kerja. Pada Sabtu, 24 Januari 2026, jajaran KUA melaksanakan dua agenda besar guna mewujudkan masyarakat yang agamis dan bermartabat melalui edukasi berkelanjutan bagi kelompok ibu muda dan remaja usia nikah.
Kegiatan sesi pertama dilaksanakan pada pagi hari di TK Dharma Wanita Gapurosukolilo. Dalam forum tersebut, materi difokuskan pada implementasi nilai-nilai Isra Mikraj dalam pola asuh dan pendidikan agama di lingkungan keluarga.
Sementara itu, pada petang hari, kegiatan bergeser ke Kantor Kelurahan Tlogopojok dengan menyasar para remaja. Edukasi yang diberikan meliputi pencegahan pernikahan di bawah umur serta pemahaman mengenai kesehatan reproduksi.
Kepala KUA Gresik bersama para penyuluh agama Islam terjun langsung memberikan materi. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka stunting dan problem sosial akibat pernikahan dini. Kesadaran akan kesehatan reproduksi menjadi kunci utama dalam membangun keluarga yang sehat secara lahir dan batin.
Kepala KUA Kecamatan Gresik, Nasichun Amin, menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi generasi muda. "Tujuan kami adalah membekali masyarakat dengan pengetahuan yang relevan dengan perkembangan zaman. Kami ingin mewujudkan kementerian agama yang benar-benar berdampak langsung pada kualitas hidup warga," jelas Nasichun Amin.
Melalui sinergi antara penyuluh dan tokoh masyarakat, KUA Gresik berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata dalam menekan angka pernikahan dini dan menciptakan generasi yang lebih berkualitas secara lahir maupun batin.