Gresik, 07 Maret 2026
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gresik melaksanakan program "The Most KUA Move For Sakinah Maslahat" edisi ke-8 dengan memberikan pembinaan kepada hampir 100 marbot masjid se-Kecamatan Gresik.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (06/03/2026) di Masjid Syuhadak, Sidokumpul ini bertujuan untuk mentransformasi peran marbot dari sekadar penjaga rumah ibadah menjadi pengelola masjid yang profesional.
Acara dibuka oleh Camat Gresik dan dihadiri oleh Sekretaris Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Gresik, Farih. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi kuat antara instansi keagamaan dan pemerintah daerah dalam memperhatikan kesejahteraan petugas kemasjidan.
Kepala KUA Gresik, Nasichun Amin, menjelaskan bahwa marbot merupakan garda terdepan dalam menjaga marwah masjid. Ia menyebutkan empat syarat utama marbot ideal, yaitu kemauan, kekuatan, keahlian, dan keilmuan. Menurutnya, penguatan kapasitas ini penting agar masjid mampu merespons tantangan zaman.
Keberadaan marbot yang kompeten selaras dengan upaya menciptakan harmonisasi sosial di lingkungan tempat ibadah. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 95 marbot menerima dana stimulan sebagai tali asih dari Pemerintah Kabupaten Gresik.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh petugas Kantor Pos di lokasi acara. Program ini merupakan inisiasi dari para penghulu dan penyuluh agama Islam di KUA Gresik untuk memastikan kehadiran negara di tengah aktivitas keagamaan masyarakat.