Gresik, 20 Oktober 2025
Kantor Urusan Agama (KUA) Driyorejo dan KUA Kedamean berkolaborasi sukses menggelar kegiatan pembinaan keagamaan yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memperkuat ketahanan keluarga.
Kegiatan bertajuk "Membentuk Keluarga yang Menghasilkan Sumber Daya Manusia Berkualitas dan Unggul" ini dilaksanakan di Desa Glindah, Kecamatan Kedamean, dan diikuti oleh ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Kolaborasi ini melibatkan Penyuluh Agama dari kedua KUA sebagai narasumber utama. Yoeli Rachmawati dari Penyuluh Agama KUA Driyorejo menyampaikan materi tentang strategi pembentukan keluarga unggul, sementara Durrotul Ainiyah dari Penyuluh Agama KUA Kedamean membahas secara mendalam pentingnya Pengurusan Sertifikasi Halal. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNKAFA Suci Gresik.
Dosen Pembimbing Lapangan KKN-Berdampak UNKAFA Gresik, Mohammad Rofiq, menyampaikan bahwa kolaborasi antara lembaga pemerintah, dalam hal ini Kemenag melalui KUA, dan masyarakat adalah kunci untuk mewujudkan peningkatan kualitas SDM. Menurutnya, inisiatif ini sangat penting mengingat keluarga merupakan inti pembentukan karakter dan potensi individu.
Pembinaan ini dirancang untuk memberikan pengetahuan praktis dan relevan. Yoeli Rachmawati menekankan bahwa keluarga yang solid secara spiritual dan pengetahuan akan lebih mampu mencetak generasi yang kompetitif.
Pembahasan mengenai Sertifikasi Halal oleh Durrotul Ainiyah juga krusial, menghubungkan aspek keagamaan dengan ekonomi umat di tingkat rumah tangga. Antusiasme tinggi dari ibu-ibu PKK Desa Glindah menunjukkan bahwa program pembinaan keagamaan yang terintegrasi seperti ini sangat relevan dan dibutuhkan.
Efektivitas program pendidikan yang melibatkan peran aktif masyarakat seperti ini telah dikonfirmasi dalam berbagai studi. Keterlibatan komunitas dalam program peningkatan kapasitas telah terbukti menghasilkan dampak yang lebih berkelanjutan dibandingkan intervensi top-down.
Kemenag Gresik berharap, melalui sinergi antar-KUA dan dukungan masyarakat, program pembinaan keagamaan yang berorientasi pada kualitas SDM dapat terus berkelanjutan dan menyebar manfaat ke seluruh wilayah Gresik.