Gresik, 1 Oktober 2025
Komitmen Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik untuk memberdayakan ekonomi umat diwujudkan melalui suksesnya pelaksanaan program Sehati (Sertifikasi Halal Gratis) di Kecamatan Cerme. Sebanyak tujuh (7) pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Perumahan Banjarsari Asri, Cerme, telah terlayani dalam kegiatan yang dipusatkan di Aula Tadzkirotul Ummah.
Program ini menarik antusiasme tinggi dari masyarakat setempat karena menawarkan solusi praktis dan gratis bagi pelaku usaha untuk memperoleh legalitas halal. Selama kegiatan, peserta mengikuti proses pendampingan yang komprehensif, dimulai dari pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), prosedur pendaftaran sertifikasi halal online, pengunggahan dokumentasi proses produksi, hingga penyelesaian sertifikat halal.
Proses krusial ini dikawal langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Cerme, yakni Kholifah, Nur Anisah, dan Heri Maghfur. Kehadiran para penyuluh ini memastikan bahwa aspek teknis dan pemahaman tentang urgensi sertifikasi halal tersampaikan secara detail dan mudah dipahami oleh peserta.
Salah satu peserta mengungkapkan rasa optimisnya, "Alhamdulillah, sekarang usaha kami bisa punya sertifikat halal. Ini penting biar lebih dipercaya pembeli dan tentu bisa memperluas pasar."
Secara fundamental, program Sehati memiliki tujuan strategis untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas akses pasar bagi produk UMKM Gresik, sekaligus mendukung visi pemerintah dalam menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal global.
Upaya ini menegaskan peran Kementerian Agama sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada ritual keagamaan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Validitas produk yang terjamin halal adalah kunci daya saing. Pruitt dan Rubin (2004) dalam bukunya Teori Konflik Sosial menyatakan bahwa pengembangan trust (kepercayaan) sangat esensial dalam semua bentuk interaksi dan kemitraan, termasuk antara produsen dan konsumen. Kemenag Gresik melalui KUA Cerme hadir sebagai fasilitator utama dalam membangun kepercayaan tersebut.