Gresik, 25 Mei 2026
Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah Kecamatan Sidayu menyelenggarakan kegiatan pembinaan dan workshop intensif bagi tenaga pendidik madrasah ibtidaiyah. Agenda yang mengusung tema "Implementasi Pembelajaran Digital dalam Penguatan Kurikulum Berbasis Cinta" tersebut dilaksanakan di Gedung GRAHA DWIKA, Sidayu, Gresik pada Minggu (24/05/2026).
Kegiatan ini dihadiri sekaligus dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Moh. Ali Faiq. Agenda strategis tersebut dirancang sebagai langkah nyata dalam mendongkrak kualitas, profesionalitas, serta kapasitas adaptasi teknologi bagi guru-guru madrasah di lingkungan Kecamatan Sidayu. Turut hadir dalam acara tersebut Pengawas Madrasah Wilayah Sidayu, Ely Natalina, yang ikut mengawal jalannya peningkatan mutu ekosistem pendidikan di tingkat kecamatan diikuti oleh 185 peserta.
Dalam pengarahannya, Moh. Ali Faiq menekankan pentingnya akselerasi dan adaptasi teknologi di lingkungan pendidikan madrasah era modern. Moh. Ali Faiq menyampaikan pesan bahwa para guru dituntut untuk terus memperbarui pengetahuan guna menyajikan model pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.
Meski mendesak guru untuk menguasai ruang digital, Moh. Ali Faiq mengingatkan agar kemajuan teknologi tidak mengikis nilai-nilai luhur dan kebudayaan bangsa. Pihaknya menegaskan bahwa tugas bersama tenaga pendidik adalah mempertahankan serta menerapkan kebiasaan serta budaya baik kepada peserta didik secara konsisten.
Selain itu, aspek penguatan karakter religius wajib diposisikan sebagai fondasi utama. Guru madrasah diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai agama secara tepat, terukur, serta selaras dengan jenjang usia maupun perkembangan psikologis anak. Hal ini krusial agar nilai spiritualitas dapat terinternalisasi dengan baik dalam perilaku sehari-hari siswa.
Untuk memberikan pemahaman materi yang mendalam, pengurus Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah Sidayu yang diketuai oleh Muhammad Syaikhu bersama Sekretaris Masrukhin, menghadirkan narasumber ahli, Muhimatul Kibtiyah dari Balai Diklat Keagamaan Surabaya. Pihak penyelenggara berharap sinergi antara Kemenag, pengawas sekolah, dan balai diklat ini memberikan dampak positif jangka panjang serta menjadi stimulus baru bagi para guru di Sidayu untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas di bidang digital, tetapi juga memiliki akhlak mulia.