Gresik, 30 Desember 2025
Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Ujungpangkah menggelar kegiatan penguatan kompetensi guru melalui sosialisasi Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang terintegrasi pada Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan yang berlangsung pada Senin (29/12) ini diikuti oleh 180 guru bersertifikasi se-Kecamatan Ujungpangkah.
Acara tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Kankemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Masfufah, serta Pengawas Madrasah, Mulyono.
Dalam sambutannya, Muhammad Ali Faiq menyampaikan bahwa di awal tahun 2025, Menteri Agama telah meluncurkan tiga program besar: ekoteologi, kemandirian pondok pesantren, dan kurikulum berbasis cinta. Ia menekankan bahwa KBC bukan sekadar perubahan administrasi, melainkan transformasi gaya mendidik yang mengedepankan hati.
Muhammad Ali Faiq juga menyoroti keterkaitan antara pendidikan dan lingkungan melalui program ekoteologi. "Aksi penanaman pohon matoa yang telah kita lakukan adalah implementasi nyata dari ekoteologi sebagai refleksi atas bencana alam yang terjadi di Indonesia," ungkapnya. Ia meyakini bahwa dengan latar belakang Menteri Agama yang alim, program KBC telah dipikirkan secara mendalam sehingga guru wajib melaksanakannya dengan maksimal demi kemaslahatan siswa.
Pendekatan ini sejalan dengan konsep pendidikan humanis yang menekankan bahwa keterlibatan emosional antara pendidik dan peserta didik dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran. Melalui KBC, diharapkan tenaga pendidik di Ujungpangkah dapat bekerja dengan lebih maksimal dan membawa keberkahan bagi lingkungan sekitar.