Gresik, 19 Januari 2026
Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKGMI) Kabupaten Gresik resmi menginisiasi rangkaian kegiatan Pelatihan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi para guru di wilayah Kecamatan Dukun. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program bantuan pemberdayaan KKG/MGMP/KKM/Pokjawas tahun anggaran 2025 yang bersumber dari Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
Pelatihan yang mengusung tema peningkatan kompetensi pembelajaran berbasis ekoteologi dan kurikulum berbasis cinta ini berlangsung di MI Thoriqotul Ashfiya', Dusun Petissari, Desa Babaksari. Agenda ini direncanakan berjalan selama lima hari dengan total durasi 52 Jam Pertemuan, mencakup sesi tatap muka (On) dan penugasan mandiri diikuti 29 peserta dan didampingi pengurus KKG total jumlah undangan 50 orang.
Plt. Kakankemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq, saat membuka acara memberikan materi mengenai Moderasi Beragama. Muhammad Ali Faiq menekankan bahwa guru madrasah harus menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan kebangsaan kepada peserta didik. Senada dengan hal tersebut, Kasi Pendma, Masfufah, memberikan paparan mengenai arah kebijakan teknis pendidikan madrasah di lingkungan kantor kementerian agama gresik.
Selain fokus pada nilai spiritual, para peserta dibekali keterampilan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk menunjang aspek pembelajaran dan asesmen. Hal ini relevan dengan kebutuhan validasi kompetensi guru dalam menghadapi tantangan era disrupsi. Upaya peningkatan profesionalisme ini sejalan dengan teori pengembangan SDM yang menekankan bahwa pelatihan berkelanjutan sangat berpengaruh terhadap efikasi diri dan kualitas kinerja pendidik di lapangan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di wilayah Kecamatan Dukun secara berkelanjutan, menciptakan sinergi antara teknologi, kecintaan pada lingkungan, dan kedalaman spiritual.