Gresik, 29 Oktober 2025
Lebih dari 340 guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Gresik memadati MA Negeri 1 Bungah, Gresik, pada Selasa (28/10). Kehadiran ratusan pendidik ini adalah untuk mengikuti kegiatan Pelatihan "Terapi Sholat Bahagia," yang merupakan bagian dari Program GERAMMM (Gerakan Ayo Membangun Madrasah) KATA SIGURU KKG-MGMP Rumpun PAI se-Kabupaten Gresik.
Pelatihan ini merupakan inisiatif Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru PAI, khususnya dalam mengintegrasikan nilai-nilai ibadah sebagai solusi holistik dalam kehidupan, sejalan dengan tuntutan zaman modern yang penuh tekanan.
Acara tersebut menghadirkan narasumber terkemuka, Muhammad Ali Aziz, seorang pakar dan penulis buku terkenal "60 Menit Terapi Shalat Bahagia," serta Sugiyo dari Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan yang menargetkan guru-guru PAI penerima tunjangan profesi ini dilaksanakan di MAN 1 Bungah, Gresik, pada 28 Oktober 2025. Plt. KakankemenagGresik, M. Ali Faiq, menyampaikan apresiasi tinggi atas tingginya antusiasme peserta. "Saya ucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya kegiatan yang insyaallah berkah ini. Saya apresiasi sekali dengan animo yang luar biasa bapak ibu guru yang hadir hari ini," ujarnya.
Pelatihan ini secara spesifik memberikan pengetahuan mendalam tentang bagaimana menjadikan ibadah sholat sebagai instrumen terapeutik untuk mencapai ketenangan dan kebahagiaan. Bagi pembaca, khususnya orang tua dan masyarakat, kegiatan ini menegaskan komitmen Kemenag Gresik dan madrasah dalam menciptakan pendidik yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan emosional. Guru yang bahagia dan berdaya spiritual akan mencetak generasi madrasah yang unggul dan berakhlak mulia.
M. Ali Faiq juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih secara pribadi kepada narasumber. "Saya juga berterima kasih kepada beliau ini juga termasuk guru saya," ungkapnya, berharap ilmu yang didapatkan para guru dapat membawa keberkahan dan terus diamalkan. Peserta pelatihan, yang mengampu mata pelajaran Akhlak Aqidah, Fikih, dan Sejarah Kebudayaan Islam, akan menerima sertifikat, buku panduan, serta materi mendalam.