Gresik, 05 April 2026
Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Gedung MUI Kabupaten Gresik pada Kamis, 2 April 2026. Dalam rangka merayakan hari kemenangan Idul Fitri 1447 H, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik menggelar acara Open House dan Halal Bihalal dengan mengusung tema besar: "Merawat Ukhuwah, Meneguhkan Khidmat." Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq, mengakselerasi penguatan sinergi kelembagaan guna memastikan visi pelayanan umat berjalan linier antara pemerintah dan tokoh agama.
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan menjadi panggung penguat sinergitas lintas sektoral di Kabupaten Gresik. Turut hadir memberikan dukungan penuh, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq, M.H.I dan sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua MUI Kabupaten Gresik KH. Ainur Rofiq Toyyib, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Hadir pula para ulama, tokoh masyarakat, serta jajaran ulama kharismatik se-Kabupaten Gresik. Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan Asmaul Husna sebagai bentuk doa bersama untuk keselamatan dan ketenteraman masyarakat, khususnya di Kabupaten Gresik.
Dalam sambutannya, Ketua MUI Kabupaten Gresik memberikan apresiasi atas kehadiran seluruh undangan, beliau menekankan pentingnya menjaga sinergi antara ulama dan pemerintah dalam menciptakan situasi yang aman dan damai. Beliau juga menjelaskan filosofi di balik tema kegiatan tahun ini. Beliau menekankan bahwa ukhuwah merupakan modal utama dalam membangun daerah. Melalui tema yang diangkat, MUI berharap seluruh elemen ulama dan umara di Gresik dapat semakin solid, karena pengabdian kepada umat tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya rajutan persaudaraan yang kokoh di antara para pemangku kepentingan.
Bupati Gresik dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan. Ia juga mengakui masih adanya kekurangan dalam kinerja pemerintah daerah, yang akan menjadi bahan evaluasi ke depan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, Kemenag, dan para ulama adalah kunci utama untuk membawa Gresik menuju keberkahan dan kemajuan, sekaligus menjadi penyemangat dalam meningkatkan pelayanan publik. beliau juga menambahkan bahwa pemerintah bersama kepolisian terus memantau stabilitas harga bahan pokok dan BBM guna menjaga daya beli masyarakat.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Habib Achmad Ismail bin Abdullah Al-Habsy, kemudian diakhiri dengan saling bersalaman dan ramah tamah antar peserta. Setelah rangkaian sambutan dan doa bersama yang dipimpin oleh ulama sepuh, acara memasuki sesi yang paling dinantikan yakni ramah tamah. Suasana terlihat sangat cair saat Bupati, Plt. Kepala Kemenag, Kapolres, dan para tokoh agama saling berbaur tanpa sekat.
Acara diakhiri dengan prosesi bersalam-salaman sebagai simbol saling memaafkan dan pembersihan hati. Sambil menikmati hidangan yang disediakan, para pimpinan instansi ini terlibat obrolan santai yang semakin memperkuat hubungan personal maupun profesional, menutup kegiatan dengan semangat kebersamaan yang baru untuk membangun Bumi Wali Gresik.