Gresik, 21 Januari 2026
Kemenag Gresik menggelar audiensi strategis bersama Universitas Sunan Gresik (USG) guna membahas penguatan layanan keagamaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan tinggi. Pertemuan yang berlangsung di Kemenag Gresik pada hari Rabu (21/01/2026) dihadiri oleh Plt. Kakankemenag Gresik beserta jajaran direktorat kerja sama.
Dalam pembukaannya, pihak Kemenag memaparkan dinamika regulasi terkini terkait kepegawaian, pembangunan rumah ibadah, hingga tantangan penghulu di lapangan. Diskusi berkembang pada peran kampus dalam mendukung program pemerintah. Saat ini, USG mengelola sekitar 2.500 mahasiswa penerima beasiswa yang menjadi aset penting bagi pembangunan daerah.
Fokus utama dalam audiensi ini adalah mitigasi masalah keagamaan di tengah masyarakat. Kemenag menyediakan wadah pelaporan bagi masyarakat terkait moderasi beragama agar potensi konflik dapat diredam sedini mungkin. Selain itu, sebagai bentuk nyata inklusivitas, Kemenag dan USG sepakat mengadakan pembinaan rohani bagi mahasiswa non-muslim (Kristiani) di lingkungan kampus.
Kerja sama ini mencakup sembilan ruang lingkup utama, di antaranya: pengembangan SDM, implementasi kampus berdampak, pertukaran data mutu institusi, pelaksanaan magang/PKL, kerja sama pendidikan hukum, efisiensi pelayanan, akses kajian akademis, penguatan peran KUA, serta pendampingan mahasiswa umat Kristiani.
Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola layanan keagamaan yang lebih saintifik. Dengan adanya akses terhadap inovasi kampus, Kemenag Gresik berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi seluruh lapisan masyarakat.