Gresik, 17 November 2025
Kemenag Gresik menyelenggarakan workshop implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Kurikulum Berbasis Cinta bagi guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Sidayu. Kegiatan ini diikuti oleh 173 guru dan berlangsung di Hotel Grand Whiz Trawas, Mojokerto, pada tanggal 16 hingga 18 November 2025.
Acara dihadiri oleh jajaran pimpinan, pelaksana tugas dan kepala seksi Pendidikan Madrasah, pengawas madrasah, Elly, dan Plt. Kakankemenag Gresik, M. Ali Faiq, dan narasumber Andiek Widodo.
Pelaksanaan workshop bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merespons tuntutan zaman. Saat ini, guru tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu, namun juga membentuk karakter peserta didik. Targetnya, guru mampu mencapai delapan poin Deep Learning (DPL) melalui pengalaman belajar yang Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan (BBM) di dalam kelas. Hal ini krusial untuk menghadapi persaingan di dunia pendidikan yang serba cepat.
Acara dibuka dengan penuh khidmat melalui penyanyian lagu Indonesia Raya dan Hymne Guru. Elly, selaku pengawas, menekankan perlunya guru keluar dari zona nyaman dan beradaptasi dengan perubahan. Faiq, Kepala Kantor Kemenag Gresik, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi guru dalam membentuk karakter mulia murid. Ia juga mengajak peserta untuk memanfaatkan momentum ini tidak hanya untuk menambah ilmu, tetapi juga mempererat silaturahmi. Ia menegaskan, ilmu yang didapat harus dipahami untuk menjadi karakter unggul, bukan sekadar dikumpulkan. Seluruh peserta didorong untuk mengaplikasikan hasil workshop secara sungguh-sungguh di kelas.
Workshop ini menjamin bahwa lembaga pendidikan madrasah di Sidayu terus berinovasi, menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter unggul dan mulia, yang merupakan investasi terbaik bagi masyarakat.