Gresik, 2 Maret 2026
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik melakukan pendampingan sekaligus pemantauan langsung pada kegiatan Munaqosyah Al-Qur'an yang diselenggarakan di SMPIT Al Ibrah pada Senin. Langkah ini diambil untuk memastikan standarisasi kualitas hafalan serta memberikan dukungan psikologis bagi peserta didik dalam menyelesaikan target tahfidz mereka.
Kegiatan munaqosyah diikuti oleh 10 peserta pilihan yang terdiri dari 5 siswa laki-laki dan 5 siswa perempuan. Uji kompetensi ini mencakup beberapa aspek krusial, yakni kelancaran hafalan (fashahah), ketepatan tajwid, serta kekuatan ingatan ayat di bawah pengawasan ketat tim penguji.
Hadir dalam agenda tersebut Plt. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq, didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI), Akhmad Yahya. Dalam arahannya, Muhammad Ali Faiq menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga hafalan. Ia menyatakan bahwa menjadi penghafal Al-Qur'an adalah kemuliaan yang membawa tanggung jawab moral besar terhadap perilaku sehari-hari.
Sinergi antara instansi pembina seperti Kemenag dengan lembaga pendidikan swasta dianggap sangat vital. Hal ini sejalan dengan konsep penguatan pendidikan karakter berbasis agama yang memerlukan pengawasan berkelanjutan agar output pendidikan selaras dengan visi mencetak generasi unggul.
Akhmad Yahya menambahkan bahwa pendampingan ini adalah wujud nyata kehadiran negara dalam mendukung lembaga pendidikan Islam di Gresik untuk mencetak SDM yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga kuat secara spiritual.