Gresik, 3 November 2025
Rapat Koordinasi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur yang diselenggarakan di Kabupaten Sumenep pada 31 Oktober hingga 1 November 2025 menghasilkan poin penting yang melampaui agenda teknis. Acara ini mengangkat tema Peran Strategis Madrasah dalam mendukung Integrasi Sinkronisasi Data di berbagai aplikasi Pendidikan di Lingkungan Kementerian Agama dan portal data kem dik das menengah.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Kepala Kantor Kemenag se-Jawa Timur ini dikemas secara santai dan serius. Di sesi sore hari, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Gresik, M. Ali Faiq, turut berpartisipasi dalam sesi olahraga seperti voli dan tenis meja, sebagai wujud keakraban antarpejabat.
Puncak acara yang paling berkesan adalah sesi Ramah Tamah malam hari. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bachtiar, menyampaikan sambutan inspiratif. Beliau mengapresiasi Kemenag Sumenep atas penyelenggaraan acara yang memadukan keseriusan dan relaksasi.
Dalam sambutannya, Akhmad Sruji Bachtiar menekankan pentingnya 'personal relationship' sebagai kunci kebahagiaan dan peningkatan kinerja, merujuk pada riset panjang Harvard University yang selaras dengan ajaran Al-Qur'an.
"Jika ingin kinerja kita baik, kita harus berinteraksi dengan baik, saling menguatkan, menjaga dan mengingatkan. Ini yang dalam agama kita disebut 'khusnudhon' (berprasangka baik)," ujarnya.
Sikap positif ini diharapkan dapat mendorong seluruh jajaran untuk bekerja dengan ikhlas dan sepenuh hati, semata-mata mengharapkan ganjaran dari Tuhan.
Untuk memperkuat semangat keikhlasan dan kepedulian sosial, beliau juga mengumumkan rencana launching program Wakaf Uang seluruh Jawa Timur.
Acara malam itu juga diisi dengan momen doa bersama untuk mendiang Pardi, penampilan musik tradisional Madura, dan ditutup dengan pesan untuk saling memaafkan agar kembali suci (nol-nol). Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ziarah di pagi harinya.
Kegiatan Rakor ini diharapkan tidak hanya menghasilkan integrasi data yang lebih baik, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar Kepala Kantor Kemenag, yang akan berdampak positif pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama, termasuk di Gresik.