Gresik, 21 November 2025
Kemenag Gresik menindaklanjuti program peningkatan kompetensi guru dengan menyelenggarakan Workshop Pembelajaran Mendalam dan Penyusunan RPP Berbasis Artificial Intelligence (AI). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) di seluruh jenjang, mulai dari TK hingga SMA/SMK Negeri/Swasta.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu Kamis s.d. Jum'at, 20 s.d. 21 November 2025. Workshop dilaksanakan di dua lokasi berbeda untuk menjangkau GPAI di Pulau Bawean: UPT SDN 366 Gresik (Kecamatan Tambak) dan Aula KPRI "NUSA INDAH" (Kecamatan Sangkapura). Hari ini, menjadi kegiatan terakhir yang dilaksanakan di Kecamatan Tambak setelah kemarin dilaksanakan di Kecamatan Sangkapura.
Untuk memastikan transfer pengetahuan yang optimal, Kemenag Gresik menugaskan 10 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan guru sebagai pemateri. Tim inti ini terdiri dari: Akhmad Yahya (Kasi PAIS) Haris dan Mohammad Ikhsan (Pengawas), Maskurin Arif, Machfiyah Zuhroh, dan Brian Maulana Abadi (Operator SIAGA/EMIS), Perwakilan organisasi guru penggerak, antara lain Imam Hamzani dan Choirul Anam (KKG SD), Moh Alil Himmah (MGMP SMA), dan Umu Khoiriyah (MGMP SMP).
Kegiatan ini secara langsung memberi manfaat dan dampak positif berupa peningkatan mutu RPP dan metode pengajaran GPAI, memastikan pendidikan agama yang diterima siswa adalah pendidikan yang inovatif, mendalam, dan relevan dengan tantangan global.
Agenda ini ditutup dengan penyerahan SK KKGPAI di Kecamatan Tambak, dan diumummkan juga total ada 464 GPAI yang sedang berproses di PPG Batch 1, 2, dan 3, bahkan sudah ada 95 orang yang lolos verifikasi PPG Batch 4 Tahun 2025 yang membuktikan bahwa komitmen Kemenag Gresik dalam mencetak guru-guru profesional bersertifikat.