Gresik, 12 Februari 2026
Kantor Kemenag Gresik melalui Tim Penyelenggara Zakat dan Wakaf menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan Program Kerja bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kabupaten Gresik. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag Gresik ini bertujuan untuk menyinkronkan langkah dalam penanggulangan kemiskinan serta memastikan tata kelola zakat yang akuntabel melalui sistem digitalisasi.
Pertemuan dipimpin langsung oleh Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Nelly Afroh, didampingi Jamal dan Yana. Dalam arahannya, Nelly Afroh menekankan pentingnya harmonisasi antara tiga pilar utama: Kemenag, LAZ, dan Kantor Urusan Agama (KUA). Hal ini dilakukan agar pendayagunaan dana umat dapat lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
"Penting bagi LAZ untuk mengintegrasikan program kerja mereka dengan 8 Program Prioritas Kemenag (Asta Protas)," ungkap Nelly Afroh. Selain sinergi program, penguatan tertib administrasi melalui aplikasi SIMZAT menjadi poin krusial. Berdasarkan pantauan sistem, beberapa lembaga seperti BMH telah memiliki data lengkap, sementara lembaga lain seperti Yatim Mandiri dan Yakindo diimbau segera melakukan perpanjangan izin yang akan habis pada 2026.
Digitalisasi tata kelola ini menjadi solusi mutlak untuk transparansi. Mengacu pada pentingnya akuntabilitas dalam lembaga filantropi, sinergi ini sejalan dengan prinsip manajemen modern yang menuntut kecepatan intervensi terhadap data kemiskinan. Perwakilan lembaga yang hadir seperti LazisNU, YDSF, hingga Dompet Al-Qur'an menyambut positif koordinasi rutin ini demi menjaga kepercayaan masyarakat Gresik dalam menyalurkan dana sosial keagamaan.