Gresik, 7 Februari 2026
Kegiatan Dialog Kinerja dan Pembinaan ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik yang berlangsung di Hotel Royal Orchid, Kota Batu, pada 6–7 Februari 2026, berlangsung khidmat dan sarat makna. Kegiatan ini diikuti oleh 136 peserta dan menghadirkan tokoh strategis tingkat wilayah hingga nasional, yakni Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, serta Anggota DPD/MPR RI, Lia Istifhama, yang memberikan pengarahan dan motivasi secara langsung.
Mengawali acara, Muhammad Ali Faiq, selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, menyampaikan sambutan selamat datang dan apresiasi atas kehadiran Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur dan Anggota DPD/MPR RI. Ia menyampaikan bahwa dukungan tersebut menjadi energi positif bagi Kemenag Gresik dalam upaya membangun Zona Integritas, menjalankan Asta Protas Kemenag, serta mewujudkan pelayanan yang berdampak langsung bagi masyarakat Gresik.
Dalam arahannya, Akhmad Sruji Bahtiar menegaskan bahwa organisasi yang kuat dan sehat hanya dapat terwujud apabila mampu menempatkan sumber daya manusia secara tepat. Menurutnya, kompetensi, integritas, loyalitas, dan komitmen menjadi fondasi utama dalam menjalankan organisasi. Tanpa empat pilar tersebut, program sebaik apa pun tidak akan memberikan dampak nyata, terlebih dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.
Sementara itu, Lia Istifhama dalam sambutan sharing motivasi menekankan pentingnya dialog dan komunikasi yang berkesinambungan di lingkungan kerja. Ia menilai dialog bersama menjadi kunci dalam menjaga soliditas organisasi, khususnya dalam pengembangan bidang pendidikan dan keagamaan yang merupakan core pelayanan Kementerian Agama Kabupaten Gresik. Menurutnya, komunikasi yang terbuka akan melahirkan pemahaman bersama dan memperkuat sinergi dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
Pada malam harinya, acara dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kinerja dan pakta integritas oleh kepala seksi dan penyelenggara zakat wakaf, kepala KUA, serta kepala madrasah negeri yang ada di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik. Acara dilanjutkan dengan lomba peragaan busana bertema ekoteologi. Kegiatan peragaan busana ini sebagai bentuk penguatan Asta Protas Kemenag, khususnya pada bidang ekoteologi. Setiap Area Zona Integritas (Area 1–6) mengirimkan sepasang perwakilan laki-laki dan perempuan untuk menampilkan kostum kreatif yang menggabungkan nilai-nilai keagamaan dengan pesan pelestarian lingkungan, sebagai simbol kepedulian Kemenag terhadap keberlanjutan alam.
Rangkaian kegiatan hari kedua diawali dengan senam bersama, dilanjutkan dengan bersalam-salaman antar peserta sebagai wujud penguatan kesatuan gerak dalam mencapai target kinerja dan pelayanan di lingkungan Kemenag Gresik.
Kegiatan selanjutnya diisi dengan Dialog Kinerja Tahun 2026 Tim Kerja Zona Integritas, yang menghadirkan pemaparan program dari masing-masing area. Paparan tersebut disampaikan oleh ketua area sebagai upaya menyamakan visi, semangat, dan langkah strategis seluruh unsur Kemenag Gresik dalam mengejar target Zona Integritas Tahun 2026, sehingga gerak organisasi semakin solid, terarah, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.