Gresik, 18 Oktober 2025
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik menggelar kegiatan “Peningkatan Kapasitas Penghulu Berintegritas X” yang diikuti oleh 41 calon penghulu dari Kabupaten Gresik dan Kota Surabaya. Acara yang dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Gresik pada Jumat (17/10/2025) ini mengusung tema “Optimalisasi Peran Calon Penghulu dalam Mewujudkan KUA Berdaya dan Layanan Keagamaan Berdampak.”
Kegiatan ini dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kemenag Gresik, M. Ali Faiq, didampingi oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Abdul Ghofar, serta dihadiri Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Munir, dan Ketua Tim Bina Kepenghuluan dan Keluarga Sakinah, Ahmad Najib.
Dalam sambutannya, M. Ali Faiq menekankan pentingnya integritas dan ketelitian dalam pelayanan. Menurutnya, layanan Kantor Urusan Agama (KUA) adalah pelayanan paling prima karena masyarakat langsung mendapatkan bukti sah berupa buku nikah. Oleh karena itu, integritas dan ketelitian penghulu harus menjadi prioritas agar masyarakat benar-benar terpuaskan dengan pelayanan yang diberikan.
Kabid Urais Kanwil Kemenag Jatim, Munir, dalam paparannya, memperkuat pesan tersebut. Munir menegaskan bahwa jabatan penghulu adalah amanah yang bergengsi dan penuh tanggung jawab. Ia menuntut agar seorang penghulu memiliki integritas tinggi—keselarasan antara hati, ucapan, dan perbuatan. Lebih dari sekadar administratif, penghulu harus menjadi simbol keteladanan, trendsetter, dan pengambil keputusan yang mampu merespons cepat di era serba teknologi. Hal ini sejalan dengan pandangan bahwa profesionalisme pelayanan publik membutuhkan keteladanan etis.
Untuk memperkuat kompetensi, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Gresik. Materi yang disampaikan meliputi administrasi kependudukan dan sinkronisasi data antara layanan keagamaan dan data kependudukan, memastikan akurasi data yang cermat.
Ahmad Najib, Ketua Tim Bina Kepenghuluan dan Keluarga Sakinah, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan integritas calon penghulu agar siap terjun ke lapangan secara profesional. Diharapkan, melalui penempaan ini, akan lahir penghulu-penghulu baru yang beretika, berdaya, cermat dalam input data, dan berkomitmen mewujudkan visi besar KUA sebagai Pusat Transformasi Layanan Umat yang berdampak menenangkan dan harmonis bagi masyarakat.