Gresik, 16 Oktober 2025
Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melakukan peninjauan ke enam rumah ibadah yang berdiri berdampingan di kawasan Royal Residence, Wiyung, Surabaya. Kegiatan yang juga menjadi momen Kick Off Wakaf Keabadian Cinta dan Wakaf Pelajar Madrasah ini berlangsung pada 15 Oktober 2025.
Peninjauan difokuskan pada enam rumah ibadah—masjid, gereja Katolik, gereja Protestan, pura, vihara, dan klenteng—yang berdiri di satu kompleks sebagai simbol persaudaraan lintas iman. Bersamaan dengan itu, dicanangkan gerakan Wakaf Keabadian Cinta dan Wakaf Pelajar Madrasah.
Turut hadir Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar, jajaran pimpinan Kemenag kabupaten/kota se-Jawa Timur, termasuk Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik M. Ali Faiq, serta berbagai tokoh agama.
Kegiatan Harmoni Umat Beragama Jawa Timur ini berlangsung di Royal Residence, Wiyung, Surabaya, pada 15 Oktober 2025.
Mengapa kegiatan ini penting dan apa manfaatnya bagi publik? Menteri Agama menyampaikan rasa syukur atas perwujudan nyata harmoni antarumat beragama ini, menekankan bahwa rumah ibadah harus menjadi pusat kedamaian. Menurutnya, “Inilah Indonesia sejati,” di mana perbedaan menjadi kekuatan.
Kehadiran Kemenag Gresik menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung program Moderasi Beragama dan toleransi di tingkat lokal, menjadikannya bagian dari upaya sinergis membangun Jawa Timur yang rukun dan berkeadaban. Secara sosiologis, pembangunan ruang publik bersama seperti ini—termasuk dukungan terhadap Wakaf—memperkuat kohesi sosial, seperti diindikasikan oleh berbagai penelitian yang menyebutkan bahwa interaksi positif dapat mengurangi prasangka antar kelompok.
Dukungan terhadap gerakan ini menjadi mandat bagi Kemenag Gresik untuk terus mempromosikan kerukunan dan toleransi di wilayahnya, memastikan semangat persaudaraan yang dicanangkan di Surabaya dapat diwujudkan di Gresik. Kegiatan diakhiri dengan prosesi Harmoni dan Wakaf serta foto bersama, menutup pesan Menteri Agama: “Indonesia adalah lukisan Tuhan, dengan warna-warni perbedaan yang membentuk harmoni. Jangan ada yang merusak keindahan ini.”