Gresik, 10 Februari 2026
Dalam upaya memperkuat implementasi Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 24 Tahun 2024, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) "KUA Era Baru" di Kampus UIN Sunan Ampel Surabaya.
Agenda ini menjadi langkah strategis dalam mentransformasi layanan Kantor Urusan Agama (KUA) menjadi lebih profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dalam pertemuan tersebut, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Akh. Muzakki, menawarkan program khusus bagi penghulu untuk menempuh pendidikan jenjang Magister (S2). Program ini diberikan dengan skema biaya pendaftaran yang terjangkau guna mendorong peningkatan kualifikasi akademik para praktisi di lapangan. Peningkatan kapasitas ini sangat krusial, mengingat tantangan sosial di masyarakat memerlukan pendekatan yang berbasis data dan keilmuan.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, yang turut hadir dalam acara tersebut menekankan pentingnya inovasi Bimbingan Perkawinan (Binwin). Menurutnya, perguruan tinggi perlu mengintegrasikan program Binwin bagi mahasiswa sebagai langkah preventif dalam menghadapi dinamika pernikahan kontemporer. Hal ini selaras dengan upaya pencegahan konflik keluarga yang memerlukan pemahaman mendalam mengenai struktur sosial.
Kehadiran delegasi Kemenag Gresik bersama Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Gresik dalam FGD ini menegaskan kesiapan daerah dalam menyongsong perubahan sistem layanan keagamaan yang lebih modern dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.