Gresik, 16 Januari 2026
Kemenag Gresik melakukan langkah nyata dalam penguatan moderasi beragama di lingkungan pendidikan. Pada Kamis (15/1/2026), dua narasumber dari Penyuluh Agama Kristen Kemenag Gresik, Elis Dwi Cahyani dan Ely Vidia, memberikan pembinaan khusus bertema "Cinta Tanah Air" kepada siswa-siswi beragama Kristen dan Katolik di SMPN 1 Gresik.
Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan peringatan Isra Mikraj yang diikuti oleh siswa-siswi Muslim di area sekolah. Meskipun berlangsung di ruang berbeda, semangat kebersamaan tetap terasa kuat. Kepala SMPN 1 Gresik menyambut baik sinergi ini sebagai wujud implementasi sekolah sebagai ruang yang inklusif bagi semua pemeluk agama.
Dalam pemaparannya, Elis Dwi Cahyani menekankan bahwa cinta tanah air adalah bagian integral dari iman. Siswa diajak untuk memahami bahwa toleransi bukan sekedar membiarkan perbedaan, tetapi aktif menghargai kehadiran orang lain sebagai saudara sebangsa. Pembinaan ini penting untuk membentengi generasi muda dari sikap eksklusivisme yang dapat memecah belah persatuan.
Sinergi antara pendidik agama dan Kemenag Gresik ini diharapkan mampu mencetak pelajar yang tidak hanya taat dalam menjalankan ajaran agamanya, tetapi juga memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Hal ini sesuai dengan prinsip bahwa moderasi beragama merupakan kunci terciptanya kerukunan umat beragama yang berkelanjutan di Indonesia.