Gresik, 29 September 2025
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik melaksanakan Apel Pagi pada Senin, 29 September 2025, dengan Pembina Apel Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Lulus. Fokus utama apel ini adalah penguatan disiplin internal dan pembaruan informasi terkini terkait persiapan Ibadah Haji Tahun 1447 H/2026 M.
Lulus menyampaikan beberapa saran teknis untuk perbaikan pelaksanaan apel agar lebih tertib, disiplin, dan kondusif. Selain itu, ia juga menyoroti pelaksanaan senam pada hari Jumat. Disiplin waktu sangat ditekankan agar kegiatan tersebut tidak mengganggu jam layanan publik, terutama pada seksi haji yang memiliki volume pekerjaan tinggi.
Dalam kaitannya dengan haji, Kemenag Gresik tengah bergerak cepat untuk menginventarisir data jemaah haji tahun 2026. Hingga saat ini, data 2.100 calon jemaah telah diverifikasi. Kesiapan dokumen menjadi prioritas utama. Lulus menyebutkan bahwa koordinasi dengan pihak Imigrasi terus dilakukan. Progresnya mencapai 1.820 dokumen dari 920 berkas yang sedang diproses.
Meskipun kuota haji nasional belum ditetapkan secara resmi oleh Pemerintah Pusat, data daftar tunggu Jawa Timur saat ini tercatat 1.500 jemaah dengan masa tunggu mencapai 34 tahun. Pihak Kemenag Gresik sangat berharap porsi haji untuk Jawa Timur dapat ditingkatkan hingga 38.000 jemaah guna mengurangi masa tunggu yang sangat lama.
Terkait mekanisme petugas haji tahun depan, Lulus menginformasikan bahwa setiap kloter hanya akan diisi dua petugas dari kementerian, dengan syarat wajib sudah menunaikan ibadah haji. Salah satu petugas tersebut harus memiliki latar belakang dokter atau tenaga medis, yang menekankan pentingnya aspek kesehatan jemaah. Penyelesaian mekanisme petugas haji dan umrah ini ditargetkan selesai pada akhir Oktober tahun ini. Peningkatan efisiensi dan fokus pada esensi pelayanan kesehatan merupakan upaya nyata Kemenag untuk memberikan layanan prima.