Wujudkan Tata Kelola Bersih, Kemenag Gresik Gandeng Kanwil Jatim Dorong Akselerasi Zona Integritas Madrasah

Wujudkan Tata Kelola Bersih, Kemenag Gresik Gandeng Kanwil Jatim Dorong Akselerasi Zona Integritas Madrasah

Gresik, 14 Agustus 2026


Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik mempercepat langkah transformasi tata kelola pendidikan dengan mendorong tiga madrasah negeri meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kamis (13/8). Langkah ini berfokus pada peningkatan kepuasan wali murid dan masyarakat terhadap layanan pendidikan keagamaan yang bebas dari pungutan liar, transparan, dan akuntabel.


Tiga satuan kerja (satker) yang menjadi fokus percepatan pembangunan Zona Integritas (ZI) tersebut mencakup MTsN Gresik, MAN 1 Gresik, dan MAN 2 Gresik. Ketiganya diproyeksikan menjadi percontohan (role model) penerapan birokrasi modern berbasis layanan digital terpadu bagi lembaga pendidikan di wilayah Kabupaten Gresik.


Pendampingan intensif ini menghadirkan narasumber ahli pembangunan ZI dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Arini Indah Nihayaty. Tim penilai dan pendamping memberikan evaluasi menyeluruh terhadap enam area perubahan, mulai dari manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen ASN, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.


"Madrasah di Gresik punya potensi besar meraih predikat WBK. Yang kita satukan hari ini adalah persepsi bahwa inovasi pelayanan harus benar-benar mempermudah masyarakat, bukan justru menambah kerumitan prosedur."


Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq, menegaskan bahwa penerapan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif, melainkan komitmen nyata untuk memberikan dampak nyata kepada masyarakat.


"Masyarakat dan orang tua siswa harus merasakan langsung dampak dari Zona Integritas ini. Tidak ada lagi pelayanan yang berbelit-belit, pungutan yang tidak sah, atau ketidakjelasan informasi. Semuanya harus serba cepat, transparan, dan ramah," ujar Muhammad Ali Faiq di Aula Al-Ikhlas.


Beliau menambahkan, keterlibatan tiga madrasah negeri ini sangat strategis karena ketiganya mengelola ribuan siswa dan berinteraksi langsung dengan publik setiap hari. Dengan diterapkannya standar pelayanan ZI, seluruh proses administrasi mulai dari pendaftaran peserta didik baru, pengurusan ijazah, hingga pengelolaan sarana prasarana akan mengedepankan prinsip keterbukaan dan kepastian waktu.


Sementara itu, perwakilan pendamping dari Kanwil Kemenag Jatim, Arini Indah Nihayaty, menyoroti pentingnya konsistensi dan inovasi dalam mempertahankan budaya kerja yang bersih. Menurutnya, kunci keberhasilan ZI terletak pada komitmen pimpinan dan keterlibatan seluruh aparatur sipil negara di lingkungan madrasah.


Melalui pendampingan ini, Kemenag Gresik optimistis seluruh indikator pemenuhan dan hasil pembangunan ZI pada MTsN Gresik, MAN 1 Gresik, dan MAN 2 Gresik dapat terpenuhi secara maksimal. Capaian ini diharapkan memicu dorongan positif bagi sekolah dan madrasah lain di Gresik untuk terus meningkatkan mutu pelayanan publik yang bersih, melayani, dan terpercaya.

Related Articles

Kemenag Gresik

Jalan Jaksa Agung Suprapto No.39 Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik Jawa Timur  Kodepos 61111

2025 © All Rights Reserved

Jam Kerja

Senin - Kamis : Pukul 08.00 WIB - 16.00 WIB
Jum'at : Pukul 07.30 WIB - 16.00 WIB
Sabtu & Minggu : Tutup