Gresik (Humas) – Kebahagiaan dan rasa lega terpancar dari wajah warga Desa Tanggulangin, Kecamatan Balongpanggang, saat armada tangki air bersih tiba di permukiman mereka pada Rabu (14/10/2026). Penyaluran air bersih ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat yang telah berjuang menghadapi krisis air bersih akibat kemarau panjang selama tiga bulan terakhir.
Aksi sosial bertajuk tasyaruf air bersih ini dihadiri oleh pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik berkolaborasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kemenag Gresik, yang dipimpin oleh Ibu Nelly Afroh, serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik. Langkah cepat ini merupakan bentuk nyata komitmen gerakan Kemenag Berdampak dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat di kawasan rawan bencana dapat terpenuhi secara cepat dan terukur.
Penetapan lokasi penyaluran bantuan tidak dilakukan secara acak, melainkan berbasis pada pemetaan data akurat serta rekomendasi resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik. Melalui pendekatan berbasis data ini, bantuan air bersih dipastikan menyasar wilayah yang mengalami dampak krisis paling parah. Secara keseluruhan, program tasyaruf kolaboratif ini menargetkan total pendistribusian hingga 1,2 juta liter air bersih untuk menjangkau berbagai titik krisis kekeringan di Kabupaten Gresik.
Sejak pagi hari, antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Dengan membawa berbagai wadah penampungan air seperti ember, jeriken, hingga gentong, masyarakat tampak tertib mengantre di titik pendistribusian. Kedatangan bantuan ini dinilai sangat tepat waktu karena pasokan air sumur warga telah mengering total, sehingga memaksa mereka mengeluarkan biaya tambahan demi memperoleh air bersih harian.
Bantuan air bersih ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan primer masyarakat, meliputi konsumsi, memasak, dan sanitasi dasar. Sinergi lintas lembaga ini membuktikan bahwa kehadiran Kemenag Gresik bersama DWP tidak hanya terbatas pada layanan administratif dan keagamaan, melainkan hadir membawa solusi konkret atas persoalan sosial dan lingkungan di tengah masyarakat.
Ketua DWP Kantor Kemenag Gresik, Masarin Natik Faiq, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian bersama untuk menjaga keberlangsungan hidup warga yang terdampak kemarau.
"Alhamdulillah DWP Kemenag Gresik hari ini membersamai UPZ Kantor Kemenag Gresik bersama dengan Baznas Kabupaten Gresik dalam tasyaruf air bersih kepada lokasi terdampak kekeringan di Desa Tanggulangin, Kecamatan Balongpanggang. Semoga bermanfaat, berkah, dan semoga segera diturunkan hujan," ujar Masarin Natik Faiq di lokasi pendistribusian.
Penyaluran air bersih ini berjalan lancar dengan tertib dan mendapat sambutan hangat dari pemerintah desa setempat. Sinergi antara DWP Kemenag Gresik, UPZ, Baznas, dan BPBD ini diharapkan terus berlanjut hingga musim kemarau berlalu dan pasokan air bersih masyarakat kembali normal sepenuhnya.