Gresik, 29 Juli 2026
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik terus mengambil langkah nyata dalam mengakselerasi kualitas pendidikan karakter di sekolah umum. Melalui Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Kemenag Gresik mengawal dan memfasilitasi peningkatan kompetensi profesional ratusan Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) tingkat Sekolah Dasar (SD) negeri dan swasta yang tersebar di 18 kecamatan.
Langkah pembinaan berkesinambungan ini direalisasikan dalam bentuk pelatihan berbasis zona yang diselenggarakan bersama Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI SD Kabupaten Gresik. Pembagian wilayah menjadi enam zona teknis diterapkan agar proses pendampingan berjalan efektif, terukur, dan mampu menjangkau seluruh pendidik tanpa terkendala jarak.
Rangkaian pelatihan yang dilaksanakan mulai tanggal 20 hingga 29 Juli 2026 ini menyasar penguatan metodologi pembelajaran modern yang berbasis AI, pendalaman materi, serta penanaman nilai akhlak yang relevan dengan perkembangan peserta didik. Rangkaian kegiatan dimulai dari Zona 6 yang meliputi Kecamatan Driyorejo, Kedamean, dan Wringinanom di UPT SDN 163 Gresik, dilanjutkan ke Zona 5 (Benjeng, Duduksampeyan, Balongpanggang) di UPT SDN 114 Gresik, Zona 4 (Menganti, Cerme) di UPT SDN 216 Gresik, serta Zona 1 (Ujungpangkah, Panceng, Dukun) di UPT SDN 294 Gresik.
Selanjutnya, pendampingan berlanjut ke Zona 2 (Sidayu, Bungah, Manyar) di SD Muhammadiyah Sidayu dan dipungkasi di Zona 3 (Kebomas, Gresik) yang dipusatkan di UPT SDN 23 Gresik. Melalui pola zonal ini, Kemenag Gresik memastikan seluruh guru PAI mendapatkan standar pembinaan yang setara.
Kepala Seksi PAIS Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Akhmad Yahya, menegaskan bahwa keterlibatan aktif Kemenag dalam program ini merupakan komitmen menghadirkan pembelajaran agama yang substantif dan berdampak langsung pada iklim sekolah. Guru PAI memegang peranan kunci sebagai fondasi pembentukan moral generasi muda di tengah tantangan era digital.
"Kementerian Agama berkomitmen memastikan setiap guru PAI memiliki kapasitas yang adaptif dan inovatif. Pelatihan ini bukan sekadar pemenuhan program, melainkan investasi untuk memastikan anak-anak kita di sekolah dasar mendapatkan bimbingan agama yang menyejukkan, menguatkan karakter, serta relevan dengan dinamika zaman," ujar Akhmad Yahya.
Pendampingan intensif dari Tim PAIS Kemenag Gresik ini diharapkan mampu meningkatkan performa mengajar guru di kelas, memperkuat sinergi antar-pendidik, serta melahirkan inovasi pembelajaran yang berdampak nyata bagi penguatan karakter siswa di Kabupaten Gresik.