Gresik (Humas) – Peringatan Hari Besar Islam tidak hanya menjadi ajang seremoni keagamaan, tetapi juga momen nyata untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Semangat inilah yang diusung Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Manyar saat menggelar Safari Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. 1448 Hijriah di Desa Banyutami, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Rabu (9/9).
Dalam kegiatan tersebut, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) KUA Kecamatan Manyar berkolaborasi dengan Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF), Penyuluh Agama Islam, serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) KUA Kecamatan Manyar menyerahkan sejumlah paket bantuan kepada masyarakat dhuafa dan warga yang membutuhkan. Penyerahan bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi warga sekaligus mempererat tali silaturahmi antarumat.
Rangkaian kegiatan Safari Maulid dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Manyar, Khalili, dengan didampingi Ketua DWP KUA Kecamatan Manyar, Zulaikhah Khalili. Kehadiran jajaran KUA Manyar bersama unsur penyuluh agama Islam disambut hangat oleh tokoh masyarakat serta warga setempat.
Penyaluran bantuan sosial ini menyasar puluhan kepala keluarga di kawasan Desa Banyutami. Bantuan yang diberikan mencakup paket bahan pokok dan santunan tunai yang diimpun dari pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara transparan dan akuntabel oleh UPZ KUA Manyar bersama lembaga mitra.
Kepala KUA Kecamatan Manyar, Khalili, menegaskan bahwa nilai utama dari peringatan Maulid Nabi adalah meneladani sifat kepedulian dan kedermawanan Rasulullah saw. Menurutnya, pendekatan keagamaan harus berjalan lurus dengan aksi sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
"Peringatan Maulid Nabi harus membawa dampak konkret bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Melalui sinergi antara UPZ, YDSF, Penyuluh Agama, dan DWP, kita ingin memastikan kehadiran Kementerian Agama benar-benar dirasakan manfaatnya secara sosial maupun spiritual oleh warga Banyutami," ujar Khalili di sela-sela penyerahan bantuan.
Ia menambahkan, keterlibatan Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan keagamaan yang inklusif. Para penyuluh tidak hanya menyampaikan pesan-pesan dakwah yang menyejukkan, tetapi juga ikut mendampingi proses pendistribusian bantuan agar tepat sasaran.
Melalui Safari Maulid ini, KUA Kecamatan Manyar berkomitmen untuk terus merawat kolaborasi bersama lembaga amil zakat dan organisasi kemasyarakatan lainnya. Langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan program jaring pengaman sosial berbasis keagamaan di wilayah Kecamatan Manyar secara berkelanjutan.