Gresik, 3 Agustus 2026
Kementerian Agama Kabupaten Gresik terus bergerak aktif memperluas jejaring kerja sama strategis untuk meningkatkan mutu dan kapasitas tenaga pendidik di lingkungan madrasah. Langkah nyata ini diwujudkan melalui partisipasi langsung Kantor Kemenag Gresik dalam forum Diskusi Akademik dan Rapat Terbuka Internasionalisasi Ekosistem Pendidikan dan Industri di Hall Kampus A Universitas Sunan Gresik (USG), Senin (3/8/2026).
Kegiatan bergengsi ini menghadirkan kolaborasi antara Universitas Sunan Gresik dengan institusi penyedia platform pembelajaran digital global, Reallyenglish, yang dipimpin Prof. Nigel Killick. Kehadiran Kemenag Gresik dalam agenda tersebut menjadi momentum penting untuk menjembatani transfer pengetahuan berbasis digital serta peningkatan kecakapan bahasa asing bagi para guru dan pengawas madrasah di wilayah Kabupaten Gresik.
Melalui sinergi internasional ini, seluruh mitra kerja sama, termasuk tenaga pendidik di bawah naungan Kemenag Gresik, berkesempatan memanfaatkan 50 akses Digital English Assessment (Test Your English Now). Fasilitas ini dirancang untuk memetakan serta meningkatkan kemampuan bahasa Inggris para pendidik agar mampu beradaptasi dengan standar pembelajaran global.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq, menegaskan bahwa keterlibatan Kemenag Gresik bukan sekadar mendampingi kegiatan perguruan tinggi, melainkan memastikan dampak konkritnya dapat dirasakan langsung oleh ekosistem pendidikan madrasah.
"Harapan kami kolaborasi USG ini bisa memberikan dampak positif yang nyata bagi guru-guru kami di Kemenag. Penguasaan bahasa internasional dan teknologi digital merupakan kunci utama agar tenaga pendidik madrasah mampu membawa peserta didik bersaing di tingkat global tanpa menanggalkan nilai-nilai karakter keagamaan," ujar Muhammad Ali Faiq saat memberikan sambutan.
Rektor Universitas Sunan Gresik, Abdul Muhith, mengapresiasi dukungan penuh Kemenag Gresik terhadap kemitraan strategis ini. Menurutnya, jejaring kuat yang dimiliki Kemenag di lingkungan sekolah dan madrasah se-Kabupaten Gresik menjadi fondasi utama dalam memperluas cakupan program penguatan pendidikan, keagamaan, dan kesiapan tenaga kerja.
"Pendidikan agama tetap kita utamakan untuk membentuk karakter siswa-siswi. Namun, pembentukan karakter tersebut perlu disempurnakan dengan penguasaan keterampilan global seperti bahasa Inggris dan literasi digital agar lulusan kita siap menghadapi dinamika kerja modern," ungkap Abdul Muhith.
Rangkaian acara ditutup dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Sunan Gresik dan Reallyenglish. Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi pijakan awal dimulainya implementasi program peningkatan kualitas guru dan penguatan pembelajaran berbasis digital di Kabupaten Gresik.