Gresik (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidayu bergerak masif memperkuat pemahaman masyarakat terkait zakat dan wakaf produktif. Melalui sinergi bersama Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) Kecamatan Sidayu, program edukasi literasi keagamaan ini menyasar langsung jemaah di tingkat grassroots guna mendorong optimalisasi potensi potensi zakat dan wakaf di wilayah Gresik.
Edukasi yang berlangsung di Masjid Baitur Rahmah, Desa Randuboto, Jumat (25/9/2026) ini berfokus pada penguatan kapasitas literasi jemaah majelis taklim agar mampu menjadi penggerak zakat dan wakaf di lingkungannya masing-masing. Langkah ini menjadi strategi mendasar dalam mentransformasi pemahaman masyarakat dari zakat dan wakaf konsumtif menuju pemanfaatan bernilai ekonomis dan berkelanjutan.
Kepala KUA Kecamatan Sidayu, Masmuk, menegaskan bahwa kehadiran penyuluh agama Islam yang berkolaborasi aktif dengan majelis taklim merupakan fondasi strategis dalam membangun kesadaran kolektif umat. Menurutnya, majelis taklim memiliki peran vital sebagai sentra edukasi langsung bagi masyarakat.
"Hadirnya para penyuluh agama di tengah masyarakat melalui kolaborasi bersama majelis taklim adalah langkah nyata untuk memperluas jangkauan edukasi zakat dan wakaf. Majelis taklim bukan sekadar tempat mengaji, melainkan media efektif untuk menggerakkan kepedulian sosial dan ekonomi jemaah," ujar Masmuk.
Selain peningkatan pengetahuan fiqih zakat dan wakaf, kegiatan ini mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola edukasi keagamaan. Para penyuluh dibekali kemampuan literasi digital agar proses sosialisasi kepada calon muzakki (pemberi zakat) maupun wakif (pemberi wakaf) dapat dilakukan lebih modern, transparan, dan akuntabel.
Langkah kolaboratif ini diproyeksikan menjadi program berkesinambungan yang menyasar seluruh jaring majelis taklim di wilayah Sidayu. Dengan literasi yang makin merata, potensi zakat dan wakaf diharapkan tidak hanya terhimpun secara optimal, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan serta kemandirian ekonomi umat di Kabupaten Gresik.