Penguatan Karakter Kebangsaan, Kemenag Gresik Dampingi Kontingen dalam PPSN VI

Penguatan Karakter Kebangsaan, Kemenag Gresik Dampingi Kontingen dalam PPSN VI

Kab. malang (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi dan penguatan karakter santri melalui Gerakan Pramuka. Langkah ini ditunjukkan lewat partisipasi aktif mendampingi Kontingen Jawa Timur dalam Pembukaan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) ke-6 Tahun 2026 di Pondok Pesantren An-Nur 2 Al Murtadlo, Kabupaten Malang, Kamis (1/10/2026) malam.



Sebanyak 74 personil kontingen Jawa Timur yang terdiri dari 64 santri pilihan dan 10 pendamping, siap mengikuti ajang nasional yang berlangsung pada 30 September hingga 6 Oktober 2026 tersebut. Kehadiran Kemenag Gresik di lokasi kegiatan menjadi sinyal kuat hadirnya pemerintah daerah dalam mengawal tumbuh kembang generasi muda berbasis pesantren.



Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi membuka perhelatan yang mempertemukan Pramuka Santri dari seluruh penjuru Indonesia ini. Ajang tersebut memadukan kegiatan kepramukaan, kompetisi, penguatan nilai kepemimpinan, hingga aksi sosial lingkungan.



Dalam pembukaannya, Menag menggarisbawahi pentingnya perpaduan nilai kesantrian dan kepramukaan untuk membentuk kedisiplinan serta kepedulian sosial di tengah dinamisnya arus informasi.



"Seorang kader Pramuka tidak boleh mendramatisasi sesuatu yang kecil menjadi besar. Itu bisa merusak bangsa. Jadilah moderator, bukan provokator," tegas Nasaruddin Umar.



Menag menambahkan, keberadaan santri saat ini tidak cukup hanya dibekali pemahaman keagamaan yang mendalam, tetapi juga harus menguasai ilmu pengetahuan, kompetensi bahasa, dan keterampilan komunikasi agar mampu bersaing di kancah internasional.



Dukungan serupa mengalir dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Ia memotivasi para santri agar berani bercita-cita tinggi untuk menjadi sosok intelektual, pebisnis, hingga ulama yang berkiprah di tingkat internasional.



“Saya yakin para santri luar biasa semuanya. Insyaallah, kalian akan menjadi ulama-ulama yang mendunia, menjadi pebisnis-pebisnis yang luar biasa, dan menjadi intelektual yang mampu memberikan dedikasi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tutur Khofifah. 



Melalui keikutsertaan pada PPSN VI 2026, Kemenag Gresik optimistis para santri mampu menyerap pengalaman terbaik, mempererat persaudaraan kebangsaan, serta kembali ke daerah dengan semangat pengabdian yang lebih besar bagi masyarakat.

Related Articles

Kemenag Gresik

Jalan Jaksa Agung Suprapto No.39 Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik Jawa Timur  Kodepos 61111

2025 © All Rights Reserved

Jam Kerja

Senin - Kamis : Pukul 08.00 WIB - 16.00 WIB
Jum'at : Pukul 07.30 WIB - 16.00 WIB
Sabtu & Minggu : Tutup