Modernisasi Pembelajaran, Kemenag Gresik Dorong Guru MI Panceng Kuasai Computational Thinking

Modernisasi Pembelajaran, Kemenag Gresik Dorong Guru MI Panceng Kuasai Computational Thinking

Gresik, 27 Juli 2026

Transformasi pendidikan digital di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik terus dipercepat melalui penguatan kapasitas tenaga pendidik. Langkah ini diwujudkan lewat pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis Artificial Intelligence (AI) dan pengenalan dasar kodifikasi (coding) visual yang ditujukan bagi para guru sertifikasi madrasah ibtidaiyah di Kecamatan Panceng pada hari Sabtu, (25/7/2026).



Langkah strategis tersebut diambil guna merespons tantangan era digitalisasi sekaligus memodernisasi strategi pembelajaran agar lebih adaptif, interaktif, dan berdaya saing, tanpa mengabaikan penanaman nilai nilai akhlakul karimah kepada peserta didik.



Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq, menegaskan bahwa kemajuan teknologi merupakan sarana vital yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh para pendidik untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di kelas. Kendati demikian, penguasaan teknologi harus tetap berjalan selaras dengan pembentukan karakter dan keteladanan seorang guru.



"Teknologi yang ada harus kita manfaatkan, dipahami, dimengerti, dan diterapkan dalam proses pembelajaran. Namun yang paling utama, jaga perilaku dan akhlak sebagai guru. Teknologi adalah alat bantu, tetapi keteladanan moral pendidik tetap menjadi fondasi utama," ujar Muhammad Ali Faiq saat memberikan arahan.



Melalui program pengembangan keprofesian berkelanjutan ini, para guru mendapatkan pendalaman materi terkait etika pemanfaatan AI, eksplorasi alat pembuat media pembelajaran interaktif, hingga penerapan pola pikir komputasional (computational thinking) ke dalam mata pelajaran umum maupun keagamaan. Pendekatan ini dirancang agar integrasi teknologi canggih tetap berpijak pada prinsip Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).



Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Panceng, Mabrur Ajm'in, menyampaikan bahwa pembaruan metode mengajar merupakan kebutuhan mutlak yang harus dipenuhi secara konsisten oleh setiap madrasah agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.



"Inovasi tidak boleh berhenti. Dalam mendidik, kita harus mengedepankan hati dan kesabaran, bukan emosi. Sentuhan kasih sayang yang dipadukan dengan kecanggihan teknologi akan menghasilkan lingkungan belajar yang inklusif dan menyenangkan bagi anak-anak," jelas Mabrur Ajma'in.



Dampak jangka panjang dari penguatan kapasitas ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem belajar madrasah yang tidak hanya unggul secara akademis dan teknologis, tetapi juga kokoh dalam mencetak generasi muda berkarakter Islam rahmatan lil 'alamin.

Related Articles

Kemenag Gresik

Jalan Jaksa Agung Suprapto No.39 Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik Jawa Timur  Kodepos 61111

2025 © All Rights Reserved

Jam Kerja

Senin - Kamis : Pukul 08.00 WIB - 16.00 WIB
Jum'at : Pukul 07.30 WIB - 16.00 WIB
Sabtu & Minggu : Tutup