Kemenag Gresik Kawal Pendistribusian Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Baznas Senilai Rp2,79 Miliar

Kemenag Gresik Kawal Pendistribusian Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Baznas Senilai Rp2,79 Miliar

Gresik (Humas) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik mengawal langsung pengelolaan serta pendistribusian zakat agar berjalan akuntabel, transparan, dan tepat sasaran melalui pengawasan penyerahan program bantuan pendidikan serta pemberdayaan masyarakat. Kegiatan penyaluran bantuan tersebut bertempat di Ruang Mandala Bhakti Praja, Lantai IV Kantor Bupati Gresik, Kamis (8/10/2026).

Dalam agenda tersebut, Kepala Kantor Kemenag Gresik Muhammad Ali Faiq mendampingi Penyelenggara Zakat Wakaf Nelly Afroh untuk memastikan pelaksanaan distribusi bantuan sesuai dengan regulasi keagamaan dan perundang-undangan yang berlaku. Keterlibatan aktif Kemenag Gresik menjadi bentuk penjaminan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah terkelola secara optimal demi kemaslahatan umat.

Total bantuan yang didistribusikan mencapai Rp2,79 miliar, mencakup tiga program utama yaitu Gresik Cerdas, Gresik Peduli, dan Gresik Berdaya. Dana tersebut merupakan hasil kolaborasi pendistribusian dari Baznas Kabupaten Gresik, Baznas Provinsi Jawa Timur, dan Baznas Republik Indonesia.

Baznas Kabupaten Gresik menyalurkan dana sebesar Rp673 juta yang dialokasikan untuk beasiswa pendidikan 996 siswa dan mahasiswa, mencakup tingkat SD/MI (560 siswa), SMP/MTs (200 siswa), SMA/SMK/MA (75 siswa), serta mahasiswa internal dan eksternal. Selain pendidikan, bantuan fisik berupa kursi roda, program kewirausahaan Z-Tea bagi penyandang disabilitas, dan subsidi listrik untuk 50 veteran turut disalurkan.

Sementara itu, Baznas Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan bernilai Rp138,4 juta untuk enam penerima Beasiswa SKSS, perbaikan lima unit rumah tidak layak huni, bantuan rombong dorong, serta penyediaan sarana air bersih.

Dukungan juga datang dari Baznas Republik Indonesia dengan total penyaluran Rp1,978 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk program pemberdayaan ekonomi, antara lain Program Z-Mart bagi 50 toko kelontong, Program Z-Auto untuk tiga unit bengkel, penguatan Balai Ternak Baznas bagi 20 peternak, serta pembiayaan usaha masyarakat melalui Baznas Microfinance Desa (BMD) sebesar Rp1 miliar.

Melalui pengawalan berkesinambungan ini, Pemkab Gresik dan Kemenag Gresik berharap sinergi lintas lembaga amil zakat terus menguat sehingga tidak ada lagi anak di Gresik yang terputus sekolahnya karena kendala ekonomi, sekaligus mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Related Articles

Kemenag Gresik

Jalan Jaksa Agung Suprapto No.39 Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik Jawa Timur  Kodepos 61111

2025 © All Rights Reserved

Jam Kerja

Senin - Kamis : Pukul 08.00 WIB - 16.00 WIB
Jum'at : Pukul 07.30 WIB - 16.00 WIB
Sabtu & Minggu : Tutup