Gresik, 17 Juli 2026
Kementerian Agama Kabupaten Gresik melakukan kunjungan audiensi resmi pada hari Jum’at (17/7), ke Markas Kepolisian Resor Gresik guna memperkuat sinergi lintas instansi dan menjaga kerukunan umat beragama. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen bersama dalam memelihara kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah setempat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq memimpin langsung kunjungan tersebut dengan didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Akhmad Yahya, dan Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Gresik, Muhari. Kedatangan jajaran pimpinan ini disambut hangat oleh Kepala Kepolisian Resor Gresik, Ramadhan Nasution beserta jajaran pejabat utama Kepolisian Resor Gresik di ruang audiensi Mapolres Gresik.
Pertemuan ini difokuskan pada penyelarasan program keagamaan dengan pendekatan keamanan yang humanis. Karakteristik demografis Kabupaten Gresik yang memadukan pusat industri perkotaan dan komunitas pedesaan yang kental dengan nilai-nilai religius menuntut adanya komunikasi aktif dan kolaborasi preventif antarlembaga. Sinergitas ini bertujuan memetakan serta mereduksi potensi gesekan sosial keagamaan sedini mungkin agar kerukunan masyarakat tetap terjaga secara berkelanjutan.
"Kerukunan umat beragama merupakan fondasi mutlak bagi keberlangsungan pembangunan daerah. Melalui audiensi ini, Kementerian Agama Kabupaten Gresik ingin memastikan bahwa program pembinaan keagamaan di tingkat akar rumput berjalan selaras dengan upaya kepolisian dalam memelihara kamtibmas, sehingga masyarakat urban maupun rural di Gresik dapat menjalankan ibadah dan aktivitas sehari-hari dengan aman dan damai," ujar Muhammad Ali Faiq.
Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh program pembinaan umat yang diinisiasi oleh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Gresik. Integrasi peran antara penyuluh agama di tingkat kecamatan dengan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di tingkat desa dinilai menjadi ujung tombak yang sangat efektif dalam mendeteksi dan menyelesaikan permasalahan sosial secara persuasif.
"Kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi langkah aktif Kementerian Agama Kabupaten Gresik dalam membangun komunikasi lintas sektoral ini. Kepolisian Resor Gresik siap berkolaborasi erat, khususnya dalam mengedukasi masyarakat guna mencegah penyebaran paham radikal, menangani potensi konflik keagamaan, serta memastikan seluruh tahapan kegiatan keagamaan di Kabupaten Gresik berjalan kondusif tanpa hambatan," tegas Ramadhan Nasution.
Kolaborasi ini juga menyasar sektor pendidikan melalui keterlibatan aktif madrasah seperti Madrasah Aliyah Negeri 1 Gresik. Sinergi institusi keagamaan dan penegak hukum ke dalam ekosistem pendidikan dinilai sangat krusial dalam membentuk karakter generasi muda yang toleran dan taat hukum.
Melalui hasil audiensi ini, kedua belah pihak sepakat untuk mengintensifkan pertemuan koordinasi secara berkala serta merumuskan program kerja sama konkret di lapangan. Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk saling mendukung dalam menyukseskan agenda-agenda pelayanan publik keagamaan dan pengamanan wilayah di Kabupaten Gresik ke depan.