Kembangkan Media Belajar Kreatif, Guru MI Muhammadiyah 3 Doudo Ukir Prestasi 

Kembangkan Media Belajar Kreatif, Guru MI Muhammadiyah 3 Doudo Ukir Prestasi 

Gresik (Humas) – Dunia pendidikan madrasah di Kabupaten Gresik kembali mengukir prestasi di tingkat daerah. Muhammad Ferdyansyah, pendidik mata pelajaran Seni Budaya di MI Muhammadiyah 3 Doudo (MIMUGA), berhasil meraih Juara II pada Lomba Inovasi Media Pembelajaran Tingkat SD/MI dalam ajang Festival Faqih Usman X tahun 2026.



Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen tenaga pendidik madrasah dalam menghadirkan metode belajar yang adaptif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Karya media pembelajaran yang digagas mampu menjawab tantangan pembelajaran seni yang kerap dianggap teoritis menjadi lebih intuitif dan menyenangkan bagi para siswa.



Capaian membanggakan ini turut mendapat perhatian khusus dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq. Beliau menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan motivasi agar seluruh pendidik di lingkungan Kemenag Gresik menjadikan momentum ini sebagai pemantik untuk terus berinovasi, melahirkan karya pembelajaran yang berdampak nyata, dan membawa madrasah semakin unggul.



Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Gresik, Masfufah, menyampaikan selamat serta mendorong agar karya media pembelajaran yang telah diciptakan tidak berhenti pada ajang kompetisi semata. Beliau memotivasi para guru madrasah di Gresik untuk terus konsisten menerapkan metode mengajar yang hidup dan menginspirasi sesama pendidik demi kemajuan pendidikan madrasah secara luas.



Keberhasilan tersebut tidak hanya memberikan kebanggaan bagi satuan pendidikan di lingkungan Kemenag Kabupaten Gresik, tetapi juga diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para guru lain untuk terus melakukan terobosan metodologis di ruang kelas. Gagasan kreatif yang dituangkan dalam bentuk alat peraga dan media digital inovatif dinilai mampu meningkatkan daya serap materi serta keterlibatan aktif para peserta didik selama proses belajar-mengajar.



Muhammad Ferdyansyah menyampaikan bahwa dorongan utama di balik pembuatan inovasi ini adalah keinginan untuk menghidupkan suasana kelas agar pembelajaran Seni Budaya tidak lagi terasa membosankan bagi anak-anak.



"Inovasi ini saya susun agar anak-anak dapat memahami konsep seni dengan cara yang lebih visual dan interaktif. Kami ingin membuktikan bahwa belajar di madrasah itu seru, relevan, dan membebaskan anak-anak untuk mengekspresikan imajinasi mereka secara positif," ujar Muhammad Ferdyansyah.



Melalui ajang tahunan Festival Faqih Usman X ini, persaingan antar-pendidik di Gresik berlangsung kompetitif. Selain membawa pulang piala kehormatan dan uang pembinaan sebesar Rp 500.000,-, karya inovasi ini akan diimplementasikan secara berkelanjutan di MI Muhammadiyah 3 Doudo serta dibagikan sebagai bahan rujukan bagi jejaring pendidik di wilayah Gresik.



Langkah nyata ini sejalan dengan komitmen Kemenag Gresik dalam mendorong akselerasi kualitas pendidikan madrasah berlandaskan semangat Unggul, Kreatif, dan Religius. Ke depan, sinergi dan ruang kreasi bagi para guru akan terus dibuka selebar-lebarnya demi mencetak generasi penerus yang cerdas dan berkarakter.

Related Articles

Kemenag Gresik

Jalan Jaksa Agung Suprapto No.39 Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik Jawa Timur  Kodepos 61111

2025 © All Rights Reserved

Jam Kerja

Senin - Kamis : Pukul 08.00 WIB - 16.00 WIB
Jum'at : Pukul 07.30 WIB - 16.00 WIB
Sabtu & Minggu : Tutup