Kawal Kunjungan Menag di Gresik, Kemenag Gresik Perkuat Sinergi Umara-Ulama di PP. Mambaus Sholihin

Kawal Kunjungan Menag di Gresik, Kemenag Gresik Perkuat Sinergi Umara-Ulama di PP. Mambaus Sholihin

Gresik (Humas) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik menyambut hangat kedatangan Menteri Agama di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin, Gresik, Jawa Timur. Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen nyata negara dalam mengawal, mengayomi, dan membina sekitar 42 ribu pondok pesantren di seluruh Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pesantren yang kini telah beroperasi penuh dengan sistem pendataan modern.


Kehadiran Menteri Agama yang didampingi langsung oleh Dirjen Pesantren, Basnang Said, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Prov. Jatim, Sruji Bahtiar, dan jajaran Kemenag Gresik yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Subbagian Tata Usaha (Subbag TU), Akhmad Yahya, dan Kepala Seksi PD. Pontren, Wayan Kurniawan menandai babak baru pelayanan negara terhadap ekosistem pendidikan Islam tertua di tanah air. Melalui tata kelola digital yang terintegrasi, pemerintah kini mampu memantau langsung dinamika puluhan ribu pesantren secara real-time guna memastikan kualitas pendidikan santri terus meningkat.


Mewakili pengasuh pondok sekaligus Rektor UNKAFA Gresik, Muhammad Majduddin, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian maraton yang diberikan oleh Kementerian Agama. Menurutnya, langkah proaktif pemerintah ini merupakan pengakuan nyata terhadap kontribusi historis pesantren bagi keutuhan dan kemajuan bangsa Indonesia.


"Ini merupakan satu wujud nyata perhatian pemerintah terhadap pondok pesantren, yang diakui atau tidak, merupakan lembaga pendidikan tertua dan paling berjasa di negeri ini," ungkapnya di hadapan para santri dan undangan.


Majduddin juga menekankan pentingnya merawat persatuan antara pemerintah atau umara dan para kiai atau ulama. Berdasarkan kaidah keislaman, sinergi yang kuat antara kedua elemen tersebut menjadi fondasi utama dalam menjaga ketenteraman masyarakat serta menangkal berbagai potensi kerusakan bangsa.


Dalam kunjungan tersebut, Menteri Agama secara terbuka menyampaikan kekagumannya terhadap kesinambungan sistem pendidikan di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin yang merentang dari jenjang pendidikan dasar hingga program doktoral atau S3. Model pembinaan yang memadukan tradisi keilmuan klasik, penguasaan bahasa asing, kedisiplinan, serta olah spiritualitas ini dinilai layak menjadi prototipe bagi pesantren lain di seluruh Indonesia.


Melalui sinergi erat antara Kemenag Gresik, pemerintah pusat, dan pengasuh pesantren, diharapkan peran strategis santri dalam membangun peradaban bangsa semakin kokoh dan berdaya saing global di masa depan.

Related Articles

Kemenag Gresik

Jalan Jaksa Agung Suprapto No.39 Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik Jawa Timur  Kodepos 61111

2025 © All Rights Reserved

Jam Kerja

Senin - Kamis : Pukul 08.00 WIB - 16.00 WIB
Jum'at : Pukul 07.30 WIB - 16.00 WIB
Sabtu & Minggu : Tutup