Inovasi Pelayanan Berbasis AI: Langkah Strategis Kemenag Gresik Tingkatkan Kompetensi Guru

Inovasi Pelayanan Berbasis AI: Langkah Strategis Kemenag Gresik Tingkatkan Kompetensi Guru

Gresik, 20 Juli 2026


Kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada tingkat dasar di Kabupaten Gresik kini memasuki babak baru berbasis digital. Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar (GPAI SD) di wilayah Zona 6 yang meliputi Kecamatan Wringinanom, Driyorejo, dan Kedamean secara resmi mulai mengadopsi teknologi Artificial Intelligence (AI) melalui optimalisasi aplikasi generator pembelajaran untuk meningkatkan mutu dan efektivitas kelas.


Langkah strategis ini menjadi komitmen nyata Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik dalam memacu peningkatan kompetensi profesional tenaga pendidik secara berkelanjutan. Penggunaan platform kecerdasan buatan ini diproyeksikan mampu menyederhanakan proses penyusunan materi ajar yang interaktif sekaligus adaptif terhadap kebutuhan siswa di era modern.


Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kemenag Gresik, Akhmad Yahya, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital mutakhir bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah kewajiban bagi seluruh guru dalam koridor Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Melalui aplikasi generator pembelajaran berbasis AI, guru dituntut untuk terus bergerak dinamis menciptakan inovasi pedagogis yang berdampak langsung pada pemahaman siswa. Guru harus terus memperluas kompetensi mereka agar model pengajaran di kelas tidak lagi monoton, melainkan lebih responsif terhadap karakteristik generasi digital.


Akselerasi digital ini mendapat penguatan langsung dari tingkat provinsi. Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Moh. Amak Burhanudin, turut hadir memberikan supervisi dan dukungan penuh terhadap langkah progresif yang diambil oleh para pendidik di Gresik. Kehadiran pihak Kanwil Kemenag Jatim ini menegaskan bahwa standardisasi mutu pengajaran agama berbasis teknologi kini menjadi prioritas utama di seluruh wilayah Jawa Timur.


Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq, menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman demi mewujudkan cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa. Kendati teknologi terus berkembang pesat, integrasi antara penguasaan ilmu pengetahuan yang mutakhir dan keluhuran akhlak tetap menjadi pilar utama yang tidak boleh ditawar oleh seorang pendidik. Guru PAI memegang peranan krusial sebagai teladan utama bagi seluruh peserta didik.


"Untuk mencerdaskan siswa, guru harus terlebih dahulu membekali diri dengan ilmu yang luas dan akhlak yang mulia. Teknologi AI hanyalah alat bantu, namun keteladanan seorang guru adalah yang utama. Segala daya upaya, inovasi, dan hal-hal baik yang diajarkan demi kebaikan siswa hari ini akan bertransformasi menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi para guru," kata Muhammad Ali Faiq pada Senin (20/7/2026).


Melalui pelaksanaan workshop yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI SD Kabupaten Gresik di UPT SD Negeri 163 Gresik ini, seluruh peserta dari tiga kecamatan di wilayah selatan Gresik tersebut diharapkan dapat langsung mengimplementasikan hasil pelatihan di satuan pendidikan masing-masing. Pihak Kemenag Gresik berkomitmen untuk mengawal keberlanjutan program digitalisasi ini di zona-zona berikutnya demi pemerataan mutu pendidikan agama di seluruh wilayah Kabupaten Gresik.

Related Articles

Kemenag Gresik

Jalan Jaksa Agung Suprapto No.39 Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik Jawa Timur  Kodepos 61111

2025 © All Rights Reserved

Jam Kerja

Senin - Kamis : Pukul 08.00 WIB - 16.00 WIB
Jum'at : Pukul 07.30 WIB - 16.00 WIB
Sabtu & Minggu : Tutup