Dorong Pemajuan Budaya Islami, Kemenag dan Pemkab Gresik Rumuskan Kurikulum Kebudayaan Pesantren

Dorong Pemajuan Budaya Islami, Kemenag dan Pemkab Gresik Rumuskan Kurikulum Kebudayaan Pesantren

Gresik (Humas) – Kementerian Agama Kabupaten Gresik memperkuat kolaborasi strategis bersama Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menggali serta melestarikan potensi kebudayaan Islami di lingkungan pesantren. Melalui perumusan Kurikulum Kebudayaan Pesantren, sinergi ini diharapkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai tradisi dan kebudayaan lokal pesantren ke dalam tatanan pendidikan serta pembangunan karakter masyarakat di Kabupaten Gresik.


Inisiatif penyusunan kurikulum ini menyasar penguatan identitas Gresik sebagai daerah yang kaya akan sejarah dan tradisi keislaman. Dengan hadirnya formulasi kurikulum yang terstruktur, pesantren tidak hanya menjadi pusat penyerapan ilmu agama, tetapi juga benteng pelestarian budaya Islami yang adaptif terhadap perkembangan zaman.


Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, menegaskan pentingnya penyusunan kurikulum kebudayaan pesantren ini sebagai pijakan dasar pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter. Menurutnya, potensi kebudayaan Islami yang tumbuh subur di pesantren memiliki kontribusi besar dalam membentuk identitas sosial dan kearifan lokal di Gresik.


"Pesantren di Gresik menyimpan kekayaan tradisi dan nilai budaya Islami yang sangat kuat. Melalui perumusan kurikulum kebudayaan ini, kita ingin memastikan bahwa warisan tradisi luhur tersebut tidak hanya terpelihara, tetapi juga dapat dipelajari, dihayati, serta diterapkan secara berkelanjutan oleh generasi muda," ujar Achmad Washil Miftahul Rachman di sela-sela pembahasan di Aula Bidang Pembangunan Pemkab Gresik, Kamis (24/9/2026).


Pembahasan kurikulum kebudayaan pesantren ini turut melibatkan perwakilan dari Biro Kesra Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta Kepala Bagian Kesra Pemkab Gresik, M. Yusuf. Keterlibatan lintas instansi ini bertujuan untuk menyelaraskan arah kebijakan daerah dengan program strategis tingkat provinsi dalam pengembangan kebudayaan berbasis keagamaan.


Fokus utama perumusan mencakup pemetaan potensi tradisi lokal, penguatan literasi sejarah pesantren, hingga pembentukan muatan lokal kebudayaan yang dapat diimplementasikan secara teknis. Sinergi ini juga dirancang untuk memperluas dampak kebermanfaatan pesantren bagi masyarakat luas, sekaligus memperkuat daya tarik Gresik sebagai pusat peradaban dan pendidikan Islam di Jawa Timur.


Melalui langkah konkret ini, Kementerian Agama Kabupaten Gresik bersama pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan panduan kebudayaan pesantren yang komprehensif. Ke depan, hasil rumusan ini akan disosialisasikan dan diterapkan di jaringan pesantren serta lembaga pendidikan terkait di seluruh wilayah Kabupaten Gresik.

Related Articles

Kemenag Gresik

Jalan Jaksa Agung Suprapto No.39 Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik Jawa Timur  Kodepos 61111

2025 © All Rights Reserved

Jam Kerja

Senin - Kamis : Pukul 08.00 WIB - 16.00 WIB
Jum'at : Pukul 07.30 WIB - 16.00 WIB
Sabtu & Minggu : Tutup