Upayakan Guru Madrasah Melek IT, Kepala Kemenag Gresik Pacu Transformasi Digital di Kebomas

Upayakan Guru Madrasah Melek IT, Kepala Kemenag Gresik Pacu Transformasi Digital di Kebomas

Gresik, 29 Juni 2026



Langkah strategis untuk mempercepat transformasi digital di lingkungan pendidikan madrasah terus dipacu demi melahirkan generasi masa depan yang kompetitif. Sebanyak 180 guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Kebomas berkumpul untuk mengikuti workshop peningkatan mutu kompetensi di Gedung PKPRI Gresik, Senin (29/6). Kegiatan intensif ini dirancang khusus untuk mencetak tenaga pendidik yang tangguh, adaptif terhadap kemajuan teknologi informasi (IT), sekaligus memiliki integritas moral yang kokoh.



Akselerasi digitalisasi madrasah kini menjadi fokus utama dalam menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks dan dinamis. Melalui pemanfaatan teknologi yang tepat guna, proses pembelajaran di ruang kelas diharapkan tidak lagi berjalan secara konvensional atau monoton, melainkan berlangsung secara interaktif, kreatif, dan menyenangkan bagi anak didik. Upaya peningkatan mutu ini menjadi sangat krusial mengingat guru merupakan garda terdepan dalam membentuk kualitas intelektual sekaligus spiritual siswa sejak usia dini.



Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kebomas, Mashadi, menegaskan bahwa penerapan ekosistem digital dalam pembelajaran bukan lagi sebuah pilihan pelengkap, melainkan suatu keharusan yang mendesak bagi seluruh madrasah. Seluruh elemen pendidik di Kecamatan Kebomas ditargetkan mampu mengintegrasikan perangkat digital secara optimal, baik dalam penyampaian materi kurikulum harian maupun dalam menyusun sistem asesmen kokurikuler yang objektif dan transparan. Langkah nyata ini diambil demi mendongkrak kualitas lulusan madrasah agar memiliki daya saing tinggi di tingkat kabupaten maupun nasional.

Penguatan teknis materi relevan dalam lokakarya ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kemenag Gresik, Masfufah. Dalam pemaparannya, ia mengupas tuntas metodologi penyusunan asesmen yang adaptif serta bagaimana menyelaraskan kurikulum madrasah dengan platform digital interaktif yang mudah diakses oleh siswa dan wali murid.



Kepala Kantor Kemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq, yang hadir secara langsung untuk membuka acara, memberikan motivasi mendalam mengenai esensi utama menjadi seorang pendidik sejati di era modern. Beliau menggarisbawahi bahwa kecakapan teknologi harus berjalan beriringan dengan komitmen moral serta keteladanan yang kuat, agar pemanfaatan gawai dan platform digital di sekolah membawa dampak yang sepenuhnya positif bagi perkembangan mental serta akademis anak.



"Guru madrasah hari ini dituntut untuk tidak boleh gagap teknologi. Kita semua harus melek IT demi menyajikan metode pembelajaran yang relevan dan menarik bagi generasi digital saat ini. Namun, di atas semua kecanggihan alat digital itu, tugas utama kita tetaplah membentuk karakter. Guru harus siap menjadi pendidik yang berakhlak mulia dan mempunyai integritas tinggi yang menjadi kompas moral bagi para siswa," ujar Muhammad Ali Faiq saat memberikan pengarahan di depan ratusan peserta.



Melalui program peningkatan kapasitas ini, kebermanfaatan publik yang luas diharapkan segera terwujud di mana inovasi mengajar akan langsung diimplementasikan di ruang kelas. Dengan meratanya pemahaman teknologi di kalangan guru, kesenjangan kualitas pendidikan dapat dipangkas secara signifikan. Kementerian Agama Kabupaten Gresik berkomitmen penuh untuk terus mendukung standarisasi kompetensi ini, memastikan bahwa setiap guru MI di Kebomas mampu membawa perubahan positif yang berkelanjutan bagi mutu pendidikan daerah.

Related Articles

Kemenag Gresik

Jalan Jaksa Agung Suprapto No.39 Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik Jawa Timur  Kodepos 61111

2025 © All Rights Reserved

Jam Kerja

Senin - Kamis : Pukul 08.00 WIB - 16.00 WIB
Jum'at : Pukul 07.30 WIB - 16.00 WIB
Sabtu & Minggu : Tutup