Cetak Pendidik Berdaya Saing, Kemenag Gresik Tekankan Inovasi dan Pemetaan Belajar dalam KKMA 01

Cetak Pendidik Berdaya Saing, Kemenag Gresik Tekankan Inovasi dan Pemetaan Belajar dalam KKMA 01

Gresik, 9 Agustus 2026


Sebanyak 72 guru Madrasah Aliyah yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 01 Kabupaten Gresik mempertajam kompetensi pedagogik dan teknis dalam Pelatihan Bedah Soal Tes Kompetensi Akademik (TKA) berdurasi 20 Jam Tatap Muka (JTM) di Aula MAN 1 Gresik, Sabtu (8/8/2026). Langkah strategis ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, mutu kelulusan, serta kesiapan pendidik dalam mengadopsi teknologi modern tanpa mengesampingkan kearifan lokal.


Peningkatan mutu pembelajaran berbasis teknologi menjadi kebutuhan mendesak bagi para pendidik madrasah di era transformasi digital. Para guru tidak hanya dituntut menguasai materi pelajaran dan analisis soal akademik, tetapi juga harus mampu memetakan potensi diri untuk belajar aktif di bidang masing-masing, termasuk mengintegrasikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses pengajaran.


Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq, menegaskan bahwa adaptasi teknologi serta pemahaman mendalam terhadap peserta didik menjadi kunci utama keberhasilan pendidikan madrasah saat ini.


"Guru-guru harus melakukan pemetaan untuk belajar lebih aktif di bidangnya masing-masing, termasuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan. Di samping itu, guru wajib memahami karakter murid sesuai dengan latar belakang daerah dan kebudayaan setempat agar interaksi pembelajaran berjalan efektif," ujar Muhammad Ali Faiq saat memberikan arahan.


Selain aspek teknologi dan pemahaman kearifan lokal, penguatan jejaring antar pendidik juga menjadi fokus utama dalam pelatihan ini. Saling berbagi praktik baik (best practice) dan pengalaman inovasi antar sesama guru dinilai mampu mempercepat pemerataan mutu pendidikan di lingkungan madrasah. Kepala MAN 1 Gresik yang juga Ketua KKMA 01 Gresik, Muhari, menyampaikan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antar guru madrasah. Menurutnya, wadah seperti KKMA 01 Gresik harus dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pertukaran ilmu dan ide-ide baru.


"Guru harus sering berkomunikasi dengan guru lainnya untuk bertukar pikiran, ilmu pengetahuan, serta pengalaman inovasi pembelajaran. Melalui kolaborasi ini, mutu pengajaran di seluruh madrasah aliyah wilayah Gresik dapat berkembang secara merata," tutur Muhari.


Melalui pelatihan bedah soal TKA beralokasi 20 JTM ini, para peserta dibekali kemampuan teknis menyusun dan menganalisis soal berbasis standar akademik tinggi. Kegiatan ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan daya saing lulusan madrasah aliyah di Kabupaten Gresik dalam menghadapi berbagai seleksi jenjang pendidikan berikutnya.

Related Articles

Kemenag Gresik

Jalan Jaksa Agung Suprapto No.39 Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik Jawa Timur  Kodepos 61111

2025 © All Rights Reserved

Jam Kerja

Senin - Kamis : Pukul 08.00 WIB - 16.00 WIB
Jum'at : Pukul 07.30 WIB - 16.00 WIB
Sabtu & Minggu : Tutup